Soal Ancaman Erdogan, Ini Kata Selandia Baru

Rabu, 20 Maret 2019 - 20:05 WIB
Soal Ancaman Erdogan,...
Soal Ancaman Erdogan, Ini Kata Selandia Baru
A A A
JAKARTA - Selandia Baru angkat bicara mengenai pernyataan yang dilontarkan oleh Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengenai serangan teroris di kota Christcurch. Erdogan mendesak Selandia Baru untuk menerapkan kembali hukuman mati bagi Brenton Tarrant.

Wakil Perdana Menteri Selandia Baru, Winston Peters mengatakan, Erdogan tidak mengetahui situasi sebenarnya di Selandia Baru. Dia lalu mengatakan akan bertolak ke Turki untuk memberikan penjelasan langsung kepada Erdogan mengenai hal ini.

"Saya berpikir dia (Erdogan) tidak mengetahui bagaimana situasi yang sebenarnya di negara kami, bagaimana dan apa yang dapat kami lakukan," ucap Winston, saat melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla di Jakarta pada Rabu (20/3).

Winston kemudian mengatakan, Erdogan ingin menginformasikan seluruh faktanya, namun pernyataan yang disampaikan oleh pemimpin Turki tersebut bertolak belakang dengan apa yang disampaikan sebelumnya. "Karenanya, kami akan pergi ke konferensi Islam dalam dua hari ke depan untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi di negara kami," ungkapnya.

Sebelumnya diwartakan, Erdogan membuat ancaman bahwa Turki akan membuat teroris tersebut membayar tindakannya jika Selandia Baru tidak melakukan apa yang dia serukan.

Dia mengatakan, Turki salah telah menghapuskan hukuman mati 15 tahun yang lalu, lalu menyebut Selandia Baru harus membuat aturan hukum sehingga tersangka serangan teroris di Christchurch dapat menghadapi hukuman mati.

“Jika parlemen Selandia Baru tidak membuat keputusan ini, saya akan terus berdebat dengan mereka terus-menerus. Tindakan yang perlu perlu diambil," ujarnya.
(esn)
Berita Terkait
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Bulan Depan, Selandia...
Bulan Depan, Selandia Baru Kembali Gelar Turnamen Tenis
Pelaku Penembakan Polisi...
Pelaku Penembakan Polisi Selandia Baru Tertangkap
Selandia Baru Heboh,...
Selandia Baru Heboh, Kelelawar Menangkan Kontes Burung Tahunan
Tersesat, Pinguin Antartika...
Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Negara Paling Damai...
Negara Paling Damai di Tahun 2022 Menurut Global Peace Index
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved