Penembakan Christchurch: 30 Masih Dirawat di Rumah Sakit, 9 Kritis

Selasa, 19 Maret 2019 - 10:21 WIB
Penembakan Christchurch:...
Penembakan Christchurch: 30 Masih Dirawat di Rumah Sakit, 9 Kritis
A A A
WELLINGTON - Sebanyak 30 orang masih dirawat di rumah sakit dan sembilan berada dalam perawatan intensif setelah serangan teror di Christchurch. Hal itu diungkapkan Dewan Kesehatan Distrik Canterbury, DHB Canterbury.

"Sepertinya sudah lama sejak 48 korban luka tembak muncul di Rumah Sakit Christchurch. Saat ini kami masih memiliki 30 orang di Rumah Sakit Christchurch, sembilan di antaranya masih dalam perawatan intensif dan dalam kondisi kritis," ujar Kepala eksekutif DHB Canterbury, David Meates.

"Ada dua pasien yang telah dipindahkan selama beberapa hari terakhir ke Auckland. Salah satunya adalah anak berusia empat tahun yang dipindahkan ke Rumah Sakit Starship dan anak itu tetap dalam kondisi kritis. Ayahnya dipindahkan ke Rumah Sakit Auckland dekat dengan putrinya dan dengan istrinya dan dia dalam kondisi stabil," imbuhnya.

"Akan ada beberapa operasi yang sedang berlangsung untuk sejumlah pasien dan itu akan menjadi perjalanan pemulihan jangka panjang yang akan dilakukan sejumlah dari mereka. Kami juga menyeimbangkan kebutuhan sisa masyarakat yang ada masih tidak sehat," tukasnya seperti dikutip dari Radionz.co.nz, Selasa (19/3/2019).

Ia mengatakan dewan kesehatan tersier lain membantu dengan perawatan yang biasanya jatuh ke Canterbury DHB.

Lima puluh orang tewas akibat serangan teroris pada hari Jumat. Serangan itu juga melukai 50 orang lainnya.

Brenton Tarrant (28) seorang warga negara Australia telah ditangkap dan didakwa melakukan pembunuhan pada hari Sabtu.

Tarrant, diborgol dan mengenakan setelan penjara warna putih, berdiri diam di Pengadilan Distrik Christchurch tempat dia diadili tanpa permohonan. Dia dijadwalkan kembali ke pengadilan pada 5 April dan polisi mengatakan dia kemungkinan akan menghadapi dakwaan tambahan.
(ian)
Berita Terkait
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Bulan Depan, Selandia...
Bulan Depan, Selandia Baru Kembali Gelar Turnamen Tenis
Tersesat, Pinguin Antartika...
Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Selandia Baru Heboh,...
Selandia Baru Heboh, Kelelawar Menangkan Kontes Burung Tahunan
Negara Paling Damai...
Negara Paling Damai di Tahun 2022 Menurut Global Peace Index
Pelaku Penembakan Polisi...
Pelaku Penembakan Polisi Selandia Baru Tertangkap
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
1 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
1 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
1 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
2 jam yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
4 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
7 jam yang lalu
Infografis
Nambah Kekuatan, 9 Negara...
Nambah Kekuatan, 9 Negara Bakal Jadi Mitra BRICS di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved