Presiden Baru Kongo Bebaskan 700 Lebih Tahanan, Termasuk Tapol

Jum'at, 15 Maret 2019 - 00:05 WIB
Presiden Baru Kongo...
Presiden Baru Kongo Bebaskan 700 Lebih Tahanan, Termasuk Tapol
A A A
KINSHASA - Televisi pemerintah Kongo melaporkan presiden baru negara itu, Felix Tshisekedi, mengampuni tiga tahanan politik (tapol) dan 700 tahanan lainnya pada Rabu kemarin.

Tshisekedi membebaskan tokoh oposisi Franck Diongo, Diomi Ndongala dan Firmin Yangambi, yang telah dipenjara dengan tuduhan seperti pemberontakan terhadap negara Kongo, di bawah mantan presiden Joseph Kabila. Diongo telah dijatuhi hukuman lima tahun karena menahan tiga tentara selama aksi protes pada tahun 2016 seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/3/2019).

Tshisekedi mengambil alih kursi presiden dari Kabila setelah pemilu pada 30 Desember lalu yang memungkinkan kursi kekuasaan Republik Demokratik Kongo untuk pertama kalinya ditentukan oleh kotak suara sejak kemerdekaan pada 1960.

Langkah-langkah itu jelas dimaksudkan untuk menandakan pemerintahan saat ini tidak mempunyai hubungan dengan pemerintahan Kabila yang bertahan selama 18 tahun, yang tahun-tahun terakhirnya ditandai dengan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat politik.

Puluhan politisi dan aktivis oposisi ditangkap pada tahun 2016, tahun mandat hukum kepada Kabila berakhir dan banyak yang memintanya untuk lengser.

Kelompok-kelompok HAM menyebut tuduhan itu mempunyai motivasi politik.

Pengampunan itu mungkin mengarah untuk meredakan ketakutan bahwa Tshisekedi sampai batas tertentu merupakan front bagi kepentingan Kabila. Pendukung kandidat oposisi Martin Fayulu dan beberapa pengamat independen menolak hasil pemilu bulan Desember sebagai penyelesaian berdasarkan kesepakatan yang dilakukan antara Tshisekedi dan Kabila, tuduhan yang dibantah oleh kubu mereka.

Lebih dari seratus tahanan politik masih dipenjara di Kongo, dan kelompok hak asasi menyerukan agar semua dibebaskan.
(ian)
Berita Terkait
4 Fakta Pemerkosaan...
4 Fakta Pemerkosaan Jadi Senjata pada Perang di Kongo
Wabah Pes Melanda Kongo,...
Wabah Pes Melanda Kongo, Lebih dari 31 Orang Meninggal
Pemberontak Kongo Bantai...
Pemberontak Kongo Bantai Puluhan Etnis Pygmy, Beberapa Dipenggal
PBB: Pemberontak Kongo...
PBB: Pemberontak Kongo Eksekusi Lebih dari 130 Warga Sipil
Benarkah Munculnya Gunung...
Benarkah Munculnya Gunung Emas dan Sungai Eufrat Mengering Jadi Tanda Kiamat?
Siapa yang Mengendalikan...
Siapa yang Mengendalikan Perang di Kongo?
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
48 menit yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
4 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
5 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
7 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved