Pakistan Siap Merespons dengan Kekuatan Penuh Serangan India

Sabtu, 23 Februari 2019 - 02:44 WIB
Pakistan Siap Merespons...
Pakistan Siap Merespons dengan Kekuatan Penuh Serangan India
A A A
ISLAMABAD - Militer Pakistan menyatakan siap untuk merespons dengan kekuatan penuh jika militer India menyerang sebagai imbas dari konflik Kashmir. Pernyataan itu muncul sehari setelah Perdana Menteri Imran Khan menyetujui respons militer ketika ketegangan meningkat.

Juru bicara militer Pakistan Mayor Jenderal Asif Ghafoor mengatakan pihaknya siap untuk mempertahankan diri terhadap serangan apa pun oleh India.

"Kami tidak memiliki niat untuk memulai perang, tetapi kami akan menanggapi dengan kekuatan penuh terhadap ancaman spektrum penuh, itu akan mengejutkan Anda," kata Ghafoor pada hari Jumat. Baik India maupun Pakistan sama-sama negara berkekuatan senjata nuklir.

"Kami tidak ingin berperang. Jika itu dipaksakan pada kami, kami memiliki hak untuk merespons," lanjut Ghafoor dalam dalam konferensi pers di kota garnisun Rawalpindi, seperti dikutip Al Jazeera, Sabtu (23/2/2019).

India sebelumnya telah bersumpah memberikan tanggapan yang menghancurkan terhadap aksi bom bunuh diri di wilayah sengketa di Kashmir pekan lalu. Serangan bom itu diklaim oleh kelompok bersenjata Jaish-e-Mohammed (JeM) yang bermarkas di Pakistan.

Serangan bom itu menewaskan 42 tentara India, serangan terburuk sejak dimulainya pemberontakan bersenjata pada tahun 1989.

Pakistan mengatakan pihaknya tidak terlibat dengan cara atau bentuk apa pun dalam serangan yang diklaimnya dikandung, direncanakan, dan dieksekusi.

Dalam pernyataan itu, militer Pakistan menegaskan kembali tawarannya untuk membantu menyelidiki serangan bom di Kashmir dan mengambil tindakan terhadap siapa pun yang diketahui menggunakan tanah Pakistan untuk menyerang India.

Pakistan juga menawarkan untuk mengadakan dialog dengan India tentang semua masalah, termasuk soal terorisme. Sebelumnya, India menuntut India memberikan bukti atas klaimnya bahwa Islamabad mendukung kelompok pemberontak Kashmir.

India dan Pakistan telah berselisih selama tujuh dekade atas wilayah Himalaya di Kashmir. Wilayah itu sekarang menjadi salah satu zona paling termiliterisasi di dunia.

India menuduh Pakistan menyembunyikan dan membantu pemberontak bersenjata yang menargetkan pasukannya di Kashmir, tetapi Pakistan membantah tuduhan itu.

Ketegangan terakhir telah menimbulkan kekhawatiran kemungkinan eskalasi militer antara rival lama.

Kashmir, wilayah mayoritas Muslim, terpecah antara zona kontrol Pakistan dan India. Namun, kedua negara mengklaimnya secara keseluruhan dan telah berperang beberapa kali.
(mas)
Berita Terkait
Pakistan Bantah Lakukan...
Pakistan Bantah Lakukan Pembicaraan Diam-diam dengan India
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Pakistan-India Bertukar...
Pakistan-India Bertukar Daftar Tahanan dan Aset Nuklir
Darah Akan Banyak Mengalir,...
Darah Akan Banyak Mengalir, Pakistan Siapkan Skenario Kejutan jika Perang dengan India
Nasib Umat Muslim di...
Nasib Umat Muslim di India ketika Konflik Kashmir Memanas, Diteriaki Pengkhianat dan Diusir dari Tanah Kelahirannya
Pakistan Tuding India...
Pakistan Tuding India Berencana Melancarkan Serangan dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
47 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved