Menhan Venezuela: Ingin Gulingkan Maduro, Langkahi Mayat Kami

Rabu, 20 Februari 2019 - 05:43 WIB
Menhan Venezuela: Ingin...
Menhan Venezuela: Ingin Gulingkan Maduro, Langkahi Mayat Kami
A A A
CARACAS - Menteri Pertahanan (Menhan) Venezuela Vladimir Padrino memerintahkan Angkatan Bersenjata negara tersebut tetap siaga di sepanjang perbatasan negara untuk mencegah potensi pelanggaran teritorial. Dia menantang siapa pun yang ingin menggulingkan Presiden Nicolas Maduro untuk melangkahi mayat para tentara.

Padrino mengatakan para perwira dan tentara Venezuela tetap patuh dan tunduk kepada Presiden Maduro, yang oleh sekitar 50 negara di seluruh dunia tidak lagi mengakuinya sebagai kepala negara yang sah. Dia menolak pemaksaan pemerintahan baru, meski ada dorongan dari asing sekalipun.

"Mereka yang berupaya menjadi presiden di sini, di Venezuela, harus melangkahi mayat kami," katanya, dalam komentar yang disiarkan di stasiun televisi pemerintah, yang dikutip Al Jazeera, Rabu (20/2/2019).

Komentar Padrino itu merujuk pada pemimpin oposisi Juan Guaido, yang telah mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Veneuela dan mengecam Maduro sebagai pemimpin tidak sah.

Komitmen loyalitas Menhan Padrino disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak militer Venezuela untuk menerima tawaran amnesti dan mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido atau kehilangan segalanya.

Ancaman Trump disampaikan saat berbicara kepada para pendukung dan ekspatriat Venezuela di Miami pada hari Minggu waktu setempat. Dia memiliki pesan untuk para pejabat yang membantu menjaga Maduro tetap pada kekuasaannya.

"Mata seluruh dunia tertuju pada Anda hari ini, setiap hari dan setiap hari di masa depan," katanya.

"Anda tidak bisa bersembunyi dari pilihan yang sekarang berhadapan dengan Anda. Anda dapat memilih untuk menerima tawaran amnesti murah hati dari Presiden Guaido untuk menjalani hidup Anda dengan damai bersama keluarga dan bangsa Anda," kata Trump.

"Atau Anda bisa memilih jalan kedua; terus mendukung Maduro. Jika Anda memilih jalan ini, Anda tidak akan menemukan pelabuhan yang aman, tidak ada jalan keluar yang mudah dan tidak ada jalan keluar. Anda akan kehilangan segalanya," imbuh dia.

Pada hari Minggu Guaido menuduh pemerintah Maduro "tidak rasional" karena mengusir lima anggota parlemen Eropa yang berkunjung.

Anggota Parlemen Eropa diusir tanpa penjelasan itu termasuk Esteban Gonzalez Pons dari Spanyol, Gabriel Mato Adrover dan Esther de Lange dari Belanda dan Paulo Rangel dari Portugal.

Menteri Luar Negeri Jorge Arreaza mengatakan Eropa memiliki "tujuan konspirasi" dan para anggota parlemen itu dikirim kembali dari bandara Maiquetia.
(mas)
Berita Terkait
Terungkap, Militer AS...
Terungkap, Militer AS Sudah Latihan Serangan Udara di Venezuela
Trump Sangkal Rencana...
Trump Sangkal Rencana Aksi Militer AS di Tanah Venezuela
Trump Bantah Suruh Rambo...
Trump Bantah Suruh 'Rambo' AS Culik Maduro: 'Itu Akan Jadi Invasi'
Maduro Ungkap Alasan...
Maduro Ungkap Alasan Militer AS Kepung Venezuela: Mereka Butuh Minyak dan Gas
Serangan AS ke Venezuela...
Serangan AS ke Venezuela setelah Berbulan-bulan Pengerahan Kekuatan Militer di Laut Karibia
Venezuela Tak Gentar...
Venezuela Tak Gentar Diancam Militer AS: Kami Tak Sudi Damai dengan Menjadi Budak!
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
54 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
4 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
7 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
8 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved