Maduro Kecam Trump Terkait Ancaman pada Militer Venezuela

Selasa, 19 Februari 2019 - 20:07 WIB
Maduro Kecam Trump Terkait...
Maduro Kecam Trump Terkait Ancaman pada Militer Venezuela
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro melemparkan kecaman keras atas pernyataan bernada ancaman yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Di mana, pemimpin AS itu mengancam untuk menghancurkan militer Venezuela, jika mereka tidak bergabung dengan Juan Guaido.

"Mereka percaya dengan arogansi dan penghinaan kita terhadap mereka. Mereka percaya diri sebagai pemilik negara, dan Donald Trump percaya pada kekuatan untuk memberi perintah dan bahwa Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian akan melaksanakan perintahnya," kata Maduro, seperti dilansir PressTV pada Selasa (19/2).

Maduro kemudian mengatakan, dia telah memberi wewenang kepada Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez untuk menanggapi dengan semua moralitas Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian terhadap Trump.

Sebelumnya diwartakan, Trump, mendesak militer Venezuela untuk menerima tawaran amnesti dari pemimpin oposisi Juan Guaido atau kehilangan segalanya. Pernyataan Trump muncul ketika krisis di Venezuela semakin dalam, karena Presiden Nicolas Maduro menolak bantuan kemanusiaan masuk ke negara itu.

Berbicara kepada para pendukung dan ekspatriat Venezuela di Miami pada hari Minggu waktu setempat, Trump menyatakan, ia memiliki pesan untuk para pejabat yang membantu menjaga Maduro tetap di tempatnya.

"Mata seluruh dunia tertuju padamu hari ini, setiap hari dan setiap hari di masa depan. Kamu tidak bisa bersembunyi dari pilihan yang sekarang berhadapan denganmu. Kamu dapat memilih untuk menerima tawaran amnesti murah hati dari Presiden Guaido untuk menjalani hidupmu dengan damai bersama keluarga dan bangsamu," tuturnya.

"Atau kamu bisa memilih jalan kedua: terus mendukung Maduro. Jika kamu memilih jalan ini, kamu tidak akan menemukan pelabuhan yang aman, tidak ada jalan keluar yang mudah dan tidak ada jalan keluar. Kamu akan kehilangan segalanya," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
1 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
4 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
5 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
8 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
9 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
10 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved