Armenia Kerahkan Tim Ahli Pembersih Ranjau ke Suriah

Minggu, 10 Februari 2019 - 02:53 WIB
Armenia Kerahkan Tim...
Armenia Kerahkan Tim Ahli Pembersih Ranjau ke Suriah
A A A
YEREVAN - Armenia mengirim tim ahli non-tempur ke Suriah untuk membantu membersihkan ranjau dan memberikan bantuan medis. Kementerian Pertahanan Armenia mengatakan pengiriman para ahli itu atas permintaan Rusia.

Juru bicara kementerian tersebut, Artsrun Hovhannisyan, mengatakan pada hari Sabtu bahwa tim yang terdiri dari 83 orang terdiri dari pakar tambang, tenaga medis dan petugas keamanan.

Dia mengatakan tim akan meredakan ranjau dan memberikan bantuan medis kepada penduduk Aleppo di Suriah utara. Tim ahli itu akan tetap berada di luar wilayah pertempuran.

Menurut Hovhannisyan, Rusia—yang telah melakukan intervensi militer untuk menopang pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad—telah mengangkut tim Armenia ke Suriah dan memberikan dukungan logistik.

Beberapa politisi Armenia mengkritik langkah tersebut. Partai Sasna Tsrer memperingatkan dalam sebuah pernyataan bahwa bekerja sama dengan Rusia di Suriah dapat merusak kepentingan Armenia dan merusak keamanannya.

Pasukan pemerintah Suriah telah mendapatkan kembali kendali atas semua wilayah Aleppo pada Desember 2016 setelah operasi pengepungan dan pemboman yang panjang dan menghancurkan terhadap pemberontak. Wilayah Aleppo sebelumnya dikuasai pasukan pemberontak selama lebih dari empat tahun.

Rusia sendiri merupakan sekutu utama Armenia. Moskow memiliki pangkalan militer di negara tersebut.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada hari Jumat mengucapkan terima kasih kepada rekannya dari Armenia karena bersedia mengerahkan tim ahli ke Suriah. "Anda adalah orang pertama yang menanggapi permintaan kami untuk memberikan bantuan kepada orang-orang Suriah," katanya, dikutip Al Jazeera.

Sebelum perang, Aleppo adalah rumah bagi 110.000 etnis Armenia, salah satu diaspora terbesar Armenia di dunia. Sekitar 22.000 orang dari etnis tersebut telah pindah dari Aleppo ke Armenia untuk menghindari perang.
(mas)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
10 Negara Asal Serdadu...
10 Negara Asal Serdadu ISIS Terbanyak, Rusia Capai 5.000 Orang
Daftar Negara Asia Tengah...
Daftar Negara Asia Tengah dengan Jumlah Militan ISIS Terbanyak
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Intel Asing Rusia: AS...
Intel Asing Rusia: AS Ingin Gunakan Militan Suriah untuk Culik Tentara Rusia dan Iran
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
12 menit yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
52 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
1 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved