Trump: ISIS Akan Lenyap dari Irak dan Suriah dalam Seminggu

Kamis, 07 Februari 2019 - 06:23 WIB
Trump: ISIS Akan Lenyap...
Trump: ISIS Akan Lenyap dari Irak dan Suriah dalam Seminggu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump memperkirakan kelompok Islamic State atau ISIS akan lenyap dari semua wilayah Irak dan Suriah dalam seminggu ke depan. Dia menegaskan bahwa Amerika tidak akan menyerah untuk memerangi sisa-sisa kelompok ekstremis itu meski pasukannya ditarik dari Suriah.

Presiden Trump mengatakan kepada perwakilan dari 79 anggota koalisi internasional anti-ISIS yang dipimpin AS bahwa para militan ISIS hanya mengendalikan sebagian kecil dari wilayah luas yang sebelumnya diklaim kelompok itu sebagai "kekhalifahan" mereka.

"Harus diumumkan secara resmi, mungkin minggu depan, kita akan memiliki 100 persen 'kekhalifahan'," kata Trump pada hari Rabu.

Para pejabat AS mengatakan dalam beberapa pekan terakhir bahwa ISIS telah kehilangan 99,5 persen wilayahnya. Menurut mereka, kelompok itu kini hanya mengendalikan wilayah kurang dari lima kilometer persegi di Suriah, tepatnya di desa-desa Lembah Sungai Eufrat Tengah.

Trump mengatakan kepada pertemuan anggota koalisi di Departemen Luar Negeri AS bahwa untuk sementara sisa-sisa dari kelompok itu masih berbahaya. Namun, dia tetap bertekad untuk membawa pulang pasukan AS dari Suriah.

Dia meminta anggota koalisi untuk melangkah dan melakukan tugas sebagai bagian yang adil dalam perang melawan terorisme.

Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan dalam forum serupa bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam misi, tetapi perubahan taktik terhadap kelompok yang masih harus dianggap sebagai ancaman.

"Di era baru ini, penegakan hukum setempat dan berbagi informasi akan menjadi sangat penting, dan perjuangan kita tidak harus selalu dipimpin oleh militer," katanya.

"Pengumuman Trump bukan akhir dari perjuangan Amerika. Pertarungan adalah pertarungan yang akan kami teruskan bersama Anda," ujar Pompeo, dikutip AP, Kamis (7/2/2019).

Kendati demikian, pejabat senior militer AS mengaku kepada Kongres pada hari Rabu bahwa penarikan pasukan dari Suriah akan mempersulit misi mereka.

Owen West, asisten menteri pertahanan untuk operasi khusus, mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat AS bahwa dia keberatan dengan keputusan Trump seperti yang dirasakan James Mattis, menteri pertahanan AS yang mengundurkan diri karena memprotes penarikan pasukan Amerika.

Ketika ditanya seorang politisi apakah dia pikir Mattis salah untuk tidak setuju dengan penarikan pasukan Amerika dari Suriah, West menjawab; "Tidak."

Pada sidang Senat yang sama, Mayor Jenderal James Hecker, wakil direktur operasi untuk Kepala Staf Gabungan mengatakan penarikan itu berarti akan sulit untuk menjaga tekanan pada ISIS.
(mas)
Berita Terkait
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
ISIS Manfaatkan Pandemi...
ISIS Manfaatkan Pandemi COVID-19 untuk Tingkatkan Serangan di Irak
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Balas Dendam, Rudal-rudal...
Balas Dendam, Rudal-rudal Iran Serang ISIS di Suriah dan Markas Mossad di Irak
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
2 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
5 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
5 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
6 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved