Maduro Salahkan Trump Bila Venezuela Dilanda Pertumpahan Darah

Selasa, 29 Januari 2019 - 13:53 WIB
Maduro Salahkan Trump...
Maduro Salahkan Trump Bila Venezuela Dilanda Pertumpahan Darah
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro Moros akan menyalahkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump bila Caracas dilanda kekerasan dan pertumpahan darah. Dia menyampaikan hal itu dalam pidato bahasa Inggris di hadapan para diplomatnya yang pulang dari Amerika Serikat.

Presiden penerus Hugo Chavez ini telah menuduh Washington mengatur kudeta terhadap pemerintahannya dengan mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden interim. Pengakuan itulah yang membuat Caracas memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington.

Dalam pidatonya hari Senin waktu Caracas, Maduro menuntut AS meninggalkan Venezuela sendirian. "Segera tinggalkan Venezuela, segera!," katanya.

"Trump, Anda bertanggung jawab atas segala kekerasan yang mungkin terjadi di Venezuela, itu adalah tanggung jawab Anda...Darah yang dapat tumpah di Venezuela ada di tangan Anda, Presiden Donald Trump," lanjut Maduro, yang video pidatonya disiarkan di akun Twitter-nya, Selasa (29/1/2019).

Negara Amerika Latin ini sebenarnya sudah menggelar pemilu tahun lalu, di mana Maduro sebagai kandidat presiden petahana dari United Socialist Party of Venezuela (PSUV) menang. Kemenangan itu membuatnya kembali terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya dan telah diambil sumpah jabatan beberapa pekan lalu.

Namun, Juan Guaido, 35, Kepala Majelis Nasional atau Parlemen yang dikendalikan oposisi tidak mengakui hasil pemilu tersebut. Guaido dari Partai Popular Will (VP) justru mendeklarasikan diri sebagai presiden interim Venezuela. Deklarasi itu diakui AS, Israel, Australia, Brasil dan negara-negara lain.

Maduro sendiri dibela oleh Rusia, Iran, Turki, China dan negara-negara lain yang berseberangan dengan Amerika. Dia menyebut Guaido sebagai "boneka" AS.

Presiden Venezuel itu juga mengomentari sanksi baru AS yang ditargetkan pada perusahaan minyak milik negara Venezuela, PDVSA. Sanksi ini sebagai bagian dari upaya untuk mengalihkan kekuasaan dari Maduro kepada Guaido.
(mas)
Berita Terkait
7 Kebijakan Nicolas...
7 Kebijakan Nicolas Maduro yang Dinilai Menyengsarakan Rakyat Venezuela
Trump dan Venezuela:...
Trump dan Venezuela: Cermin Ketidakadilan Global
Maduro Nyatakan Siap...
Maduro Nyatakan Siap Duduk Satu Meja dengan Trump
Trump Bantah Keterlibatan...
Trump Bantah Keterlibatan AS dalam Upaya Pembunuhan Maduro
Topeng Hijau Amerika...
Topeng Hijau Amerika dan Daya Tarik Venezuela
Trump Ungkap Bagaimana...
Trump Ungkap Bagaimana Ia Ingin Kelola Venezuela
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
1 jam yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
1 jam yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
2 jam yang lalu
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
2 jam yang lalu
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
3 jam yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved