Siap Temui Oposisi, Maduro Tak Ingin Rakyat Venezuela Saling Bunuh

Sabtu, 26 Januari 2019 - 06:52 WIB
Siap Temui Oposisi,...
Siap Temui Oposisi, Maduro Tak Ingin Rakyat Venezuela Saling Bunuh
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengaku siap untuk bertemu dan bicara dengan pemimpin oposisi Juan Guaido yang telah mendeklarasikan diri sebagai presiden interim. Maduro tak ingin oposisi berubah menjadi ekstremis yang akhirnya membuat rakyat di negara itu saling bunuh.

"Kami tidak akan saling membunuh, rakyat Venezuela," katanya dalam konferensi pers pertama sejak Guaido menyatakan diri sebagai presiden interim dan diakui banyak negara, termasuk Amerika Serikat. "Kami akan menyelesaikan masalah tanpa kekerasan," ujar Maduro.

Presiden penerus Hugo Chavez ini ingin melanjutkan hubungan negaranya dengan AS, hanya saja tidak di bidang diplomatik dan politik.

"Jika saya harus pergi untuk berbicara dengannya (Guaido), saya bersedia," kata Maduro, seperti dikutip Reuters, Sabtu (26/1/2019). "Mudah-mudahan lebih cepat daripada nanti oposisi akan keluar dari jalur (menjadi) ekstremisme dan membuka dialog yang tulus."

Maduro telah memutuskan hubungan diplomatik dengan AS pada hari Rabu, setelah Presiden AS Donald Trump secara resmi mengakui Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela.

Diplomat AS diberi waktu 72 jam sejak hari Rabu untuk meninggalkan negara kaya minyak itu. Namun, Pemerintah Trump menolak ultimatum Maduro dengan dalih dia tidak memiliki wewenang untuk membuat keputusan di negara tersebut.

Tapi, pada akhirnya para diplomat dan staf kedutaan Amerika yang "tidak penting" diperintahkan untuk meninggalkan Venezuela karena alasan keamanan.

Presiden Maduro juga telah memerintahkan penutupan kedutaan dan seluruh konsulat Venezuela di AS.

Dalam pidatonya kepada pers pada hari Jumat, Maduro mengecam tawaran Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo sebesar USD20 juta dalam bentuk bantuan kemanusiaan kepada Venezuela yang akan diberikan kepada tokoh oposisi. Dia menuduh Washington mengatur kudeta untuk menggulingkan pemerintahannya.
(mas)
Berita Terkait
Venezuela Klaim Tangkap...
Venezuela Klaim Tangkap Mata-mata AS
Menyusup ke Venezuela,...
Menyusup ke Venezuela, Dua 'Rambo' AS Ingin Tangkap Maduro
Maduro Pastikan Venezuela...
Maduro Pastikan Venezuela Akan Adili Dua 'Rambo' AS
Gulingkan Maduro, Oposisi...
Gulingkan Maduro, Oposisi Venezuela Minta Bantuan Perusahaan Keamanan AS
Maduro: Intelijen AS...
Maduro: Intelijen AS Suap Ratusan Pekerja di Perusahaan Minyak Venezuela
Pompeo Sesumbar Bakal...
Pompeo Sesumbar Bakal Bebaskan Warga AS yang Ditangkap Venezuela
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
53 menit yang lalu
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
1 jam yang lalu
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
2 jam yang lalu
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
3 jam yang lalu
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
4 jam yang lalu
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved