Korban Tewas Akibat Ledakan Pipa Bahan Bakar di Meksiko Jadi 66

Minggu, 20 Januari 2019 - 00:36 WIB
Korban Tewas Akibat...
Korban Tewas Akibat Ledakan Pipa Bahan Bakar di Meksiko Jadi 66
A A A
TLAHUELILPAN - Korban tewas akibat ledakan pipa bahan bakar di Meksiko merangkak naik jari 66. Diduga pipa tersebut meledak akibat ulah pencuri bahan bakar. Ini merupakan salah satu insiden terburuk yang menghantam infrastruktur minyak Meksiko yang bermasalah selama bertahun-tahun.

Pada konferensi pers bersama dengan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador, Gubernur Negara Bagian Hidalgo Omar Fayad mengatakan, 66 orang tewas dan 76 orang terluka dalam ledakan yang terjadi pada Jumat malam di kota Tlahuelilpan ketika penduduk setempat berusaha mengisi ember dan drum dengan bahan bakar.

Presiden Obrador meluncurkan tindakan tegas terhadap pencurian bahan bakar pada 27 Desember. Ia juga memerintahkan jaringan pipa ditutup sementara untuk menghentikan keran ilegal yang menghabiskan miliaran dolar dari perusahaan minyak negara yang dililit utang, Petroleos Mexicanos (Pemex).

Video di media sosial menunjukkan orang-orang mengisi ember dari pipa selama siang hari di hadapan tentara. Tetapi Lopez Obrador, yang bersumpah untuk melanjutkan tindakan keras terhadap pencurian bahan bakar, membela para tentara dari pertanyaan mengapa tentara gagal mencegah tragedi itu terjadi.

"Kami tidak akan memadamkan api dengan api," katanya.

"Kami berpikir bahwa orang-orang baik, jujur, dan jika kami telah mencapai ekstrem ini itu karena mereka ditinggalkan," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/1/2019).

Mendukung komentar yang dibuat sebelumnya oleh menteri keamanan publiknya, Lopez Obrador mengatakan tentara telah bertindak benar menghindari konfrontasi karena sejumlah orang yang mencari keuntungan dari bahan bakar gratis di situs pipa.

Prioritasnya, katanya, adalah untuk memberantas masalah-masalah sosial dan kurangnya kesempatan yang mendorong orang untuk mempertaruhkan hidup mereka dengan bahan bakar beberapa liter yang nilainya lebih dari upah minimum harian di Meksiko.

Kerabat korban berdiri berdempetan, beberapa dari mereka menangis, setelah ledakan besar. Banyak dari mereka buru-buru menyedot bahan bakar dan kekacauan akibat ledakan terekam kamera ponsel dan mulai menyebar dengan cepat di media sosial.

Pekerja konstruksi David Lozada (35) mencari saudara lelakinya yang hilang, Jesus Manuel yang berusia 34 tahun.

"Aku datang mencarinya ketika api masih menyala," katanya.

"Tapi kita tetap di sisi ini kita tidak bisa sampai di sini. Karena panasnya api dan para prajurit tidak mengizinkan kami. Teman-temannya menegaskan bahwa dia ada di sekitar sini,” imbuhnya.

Jaksa federal utama Meksiko Alejandro Gertz mengatakan saluran pipa itu disadap dengan sengaja, tetapi penyelidikan mengenai hal itu sangat rumit karena semua orang di lokasi ledakan meninggal.

Segera setelah pemerintah mengatakan kobaran api telah padam, tayangan TV menunjukkan ketegangan antara pihak berwenang yang menjaga situs dengan penduduk terkait korban tewas.

Lopez Obrador mengatakan keputusannya untuk menutup jaringan pipa untuk memerangi kejahatan telah sangat mengurangi pencurian. Namun, itu memicu kekhawatiran bagi perekonomian, serta memicu kekurangan bahan bakar di Meksiko tengah, termasuk Hidalgo.
(ian)
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan Magnitudo...
Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,6 Mengguncang Pantai Pasifik Meksiko
Puluhan Kerangka Mammoth...
Puluhan Kerangka Mammoth Ditemukan di Mexico City
Meksiko Mau Tukar Pesawat...
Meksiko Mau Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis
Presiden Meksiko Ingin...
Presiden Meksiko Ingin Segera Selesaikan Penjualan Jet Mewah
Presiden Meksiko Segera...
Presiden Meksiko Segera Undi Lotere Berhadiah Pesawat Mewah
Aktris Meksiko Ditembak...
Aktris Meksiko Ditembak Mati Saat Menunggu Putranya Main Bola
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
2 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
3 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
4 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
5 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
6 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
7 jam yang lalu
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved