Kesal, Macron Sebut Inggris Pecundang

Sabtu, 19 Januari 2019 - 01:16 WIB
Kesal, Macron Sebut...
Kesal, Macron Sebut Inggris Pecundang
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanurl Macron mengecam kegagalan Inggris menegosiasikan kepergiannya dari Uni Eropa. Ia lantas menyebut propaganda yang mendukung keputuan Brexit sebagai sebuah kebohongan.

Menunjukkan bahwa tidak adanya kesepakatan Brexit hanya akan membahayakan negara kepulauan itu, Macron mengatakan bahwa yang pertama kalah adalah orang-orang Inggris salam sebuah video yang diposting oleh surat kabar Inggris The Guardian. Ia menjelaskan bahwa dalam skenario terburuk ini, tidak akan ada periode transisi dan Inggris akan akan menderita secara ekonomi, kemungkinan menghadapi kekurangan makanan yang dramatis karena supermarket di Inggris saat ini mengimpor 70 persen produk mereka dari Uni Eropa.

Menyalahkan referendum pada 2016, yang nyaris berlalu ketika 51,9 persen pemilih Inggris mendukung Brexit, Macron mengatakan seluruh proses telah "dimanipulasi."

"Dimanipulasi dari luar oleh banyak hal yang kita sebut berita palsu," kata presiden Prancis, dengan alasan bahwa segalanya dan apapun dikatakan seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (19/1/2019).

"Itu tidak benar," katanya, seraya menambahkan bahwa orang-orang Inggris telah dibohongi dan mengatakan bahwa apa yang telah mereka pilih itu tidak mungkin.

Perdana Menteri Inggris Theresa May menghadapi kekalahan mengejutkan 432-202 di Parlemen minggu ini, terkait negosiasi kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa. Media Inggris menyebutnya sebagai kekalahan parlemen terbesar dalam sejarah modern.

Meskipun May menghadapi pemungutan suara untuk "mosi tidak percaya" setelah kegagalan itu, dia selamat dan sekarang berencana untuk bertemu dan bernegosiasi dengan politisi yang menentang kesepakatannya.

Namun, Macron berargumen dalam komentarnya bahwa akan sulit untuk menyesuaikan apa pun dari perspektif Uni Eropa, karena serikat pekerja telah membuat kompromi yang signifikan. Menurut Euro News, Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengatakan bahwa Brexit tanpa kesepakatan terlihat "semakin tidak mungkin."

Baca: Prancis Luncurkan Rencana Brexit Tanpa Perjanjian

Negosiator Brexit Uni Eropa, Michel Barnier mengatakan, benua itu "terbuka" untuk menegosiasikan hubungan yang melampaui perdagangan bebas. Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas juga mengatakan negaranya akan "melakukan segalanya" sehingga Inggris keluar dengan dan bukan tanpa kesepakatan."
(ian)
Berita Terkait
Ayah Perdana Menteri...
Ayah Perdana Menteri Inggris Ajukan Kewarganegaraan Prancis
Macron: Brexit Adalah...
Macron: Brexit Adalah Produk dari Kebohongan dan Janji Palsu
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris: Covid-19, Resesi,...
Inggris: Covid-19, Resesi, dan Brexit
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
2 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
3 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
4 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
5 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
6 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved