Rezim Damaskus Pede Kuasai Semua Wilayah Suriah

Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:30 WIB
Rezim Damaskus Pede...
Rezim Damaskus Pede Kuasai Semua Wilayah Suriah
A A A
DAMASKUS - Pasukan pemerintah akan membebaskan seluruh wilayah Suriah meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengingkari penarikan pasukan yang telah diumumkannya. Hal itu diungkapkan sebuah sumber di Kementerian Luar Negeri Suriah.

Berbicara dengan syarat anonim, sumber itu bersikeras bahwa Presiden Bashar al-Assad tidak berniat membiarkan wilayah Suriah tetap berada di luar tangan pemerintah dalam jangka panjang. Ia menambahkan bahwa Angkatan Darat Suriah dan sekutunya siap untuk memulihkan dengan paksa setiap inci dari negara yang dilanda perang saudara itu.

"Pasukan Amerika tidak diterima di sini, dan meskipun kehadiran mereka dapat mempersulit masalah bagi kami, kami siap untuk secara paksa memulihkan setiap jengkal Suriah, bahkan jika Trump menjaga tentara AS di tanah kami. Tidak ada pilihan lain dari sudut pandang kami,” sumber itu menegaskan seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (12/1/2019).

Delegasi pemerintah Suriah telah terlibat dalam pembicaraan dengan para pemimpin Kurdi selama perang saudara tahunana itu, dan penarikan Washington dapat mendorong Kurdi untuk akhirnya menyetujui kompromi dengan Damaskus. Pasalnya, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) akan rentan terhadap serangan Turki di Suriah utara setelah penarikan AS.

Namun, dengan banyak penasihat keamanan dan pertahanan Trump menentang langkah tersebut, presiden AS dapat mengingkari janjinya untuk mengakhiri kehadiran militer Amerika di Suriah, seperti yang dia lakukan dengan tiba-tiba tahun lalu.

Terlepas dari itu, Damaskus dan Kurdi tampaknya semakin mendekati kesepakatan, dengan pasukan Tentara Suriah tiba di Manbij. Manbij adalah sebuah kota yang secara terbuka menjadi ancaman serangan dari Ankara kecuali pasukan Kurdi menarik diri.

Pasukan Suriah tiba hanya beberapa hari setelah Trump berjanji untuk menarik kontingen militer berkekuatan 2.000 tentara AS keluar dari Suriah.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
1 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
2 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
3 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
6 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
7 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
8 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved