Prancis Minta Iran Hentikan Pengembangan Rudal Pembawa Nuklir

Sabtu, 12 Januari 2019 - 02:13 WIB
Prancis Minta Iran Hentikan...
Prancis Minta Iran Hentikan Pengembangan Rudal Pembawa Nuklir
A A A
PARIS - Pemerintah Prancis meminta Iran untuk segera menghentikan semua kegiatan rudal balistik yang dapat membawa hulu ledak nuklir. Seruan itu muncul setelah Teheran mengklaim dapat menempatkan dua satelit ke orbit dalam beberapa minggu mendatang.

"Prancis ingat bahwa program rudal Iran (tidak) sesuai dengan Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis Agnes von der Muhll kepada wartawan, yang dikutip Reuters, Sabtu (12/1/2019).

"Menyerukan Iran untuk segera menghentikan semua kegiatan terkait rudal balistik yang dirancang untuk membawa senjata nuklir, termasuk tes menggunakan teknologi rudal balistik," lanjut dia.

Von der Muhll menanggapi komentar Presiden Hassan Rouhani pada hari Kamis, yang mengatakan dua satelit akan dikirim ke luar angkasa menggunakan rudal buatan Iran.

Sementara itu, Teheran menolak seruan Paris. Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan tuduhan yang berulang kali bahwa Teheran mengembangkan senjata nuklir merupakan klaim tak bertanggung jawab.

"Program rudal pertahanan buatan Iran adalah hak alami bangsa Iran," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi. "Program rudal Iran tidak melanggar resolusi 2231 PBB," katanya lagi.

Prancis sendiri merupakan salah satu negara yang mempertahankan kesepakatan nuklir Iran tahun 2015. Kesepakatan itu secara resmi bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) 2015.

JCPOA 2015 itu merupakan kesepakatan nuklir Teheran yang disepakati oleh Iran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Dalam kesepakatan tersebut, Iran bersedia mengekang program nuklir dengan imbalan penjatuhan sanksi internasional.

Namun, AS yang dipimpin Presiden Donald Trump telah keluar dari JCPOA. Sejak itu, Washington memulihkan sanksi terhadap Teheran.

Washington ingin negosiasi ulang terkait kesepatan internasional tersebut. Tapi, Teheran menolaknya karena JCPOA 2015 merupakan kesepakatan final.
(mas)
Berita Terkait
Tuding Iran Buat Senjata...
Tuding Iran Buat Senjata Nuklir, Prancis Desak Perjanjian Nuklir Dihidupkan Kembali
Prancis Sebut AS dan...
Prancis Sebut AS dan Eropa akan Bertemu Bahas Kesepakatan Nuklir Iran
Prancis: Hanya Tersisa...
Prancis: Hanya Tersisa Beberapa Pekan untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Prancis dan Jerman Desak...
Prancis dan Jerman Desak AS Kembali ke Pendekatan Bersama Terhadap Iran
Prancis Ketakutan Iran...
Prancis Ketakutan Iran Bakal Tinggalkan Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved