Beda dengan Suriah, Trump Tetap Pertahankan Pasukan di Irak
Kamis, 27 Desember 2018 - 16:34 WIB
Beda dengan Suriah, Trump Tetap Pertahankan Pasukan di Irak
A
A
A
BAGHDAD - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan tidak akan menarik pasukan AS yang berada di Irak. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan ke Pangkalan Udara al-Asad di Irak.
Berbicara di depan tentara AS, Trump mengatakan, dia tidak memiliki rencana untuk menarik pasukan AS yang ditempatkan di Irak. Dia menuturkan, keberadaan pangkalan dan pasukan AS di Irak bisa dimanfaatkan untuk melancarkan operasi di Suriah, jika terjadi sesuatu yang besar di negara itu.
"Faktanya, kita dapat menggunakan ini sebagai pangkalan, jika kita ingin melakukan sesuatu di Suriah," kata Trump dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (27/12).
Trump sendiri diketahui mendarat pukul 7:16 malam waktu setempat dalam kunjungan pertamanya ke zona perang. Ia didampingi oleh istrinya Melania, dalam kunjungan yang ia sebut sebagai penerbangan rahasia yang mengerikan dan tertutupi dalam Air Force One yang "gelap gulita".
Video Gedung Putih memperlihatkan Trump yang tersenyum berjabat tangan dengan personel yang berpakaian kamuflase, menandatangani tanda tangan dan berpose untuk foto.
Kunjungan meningkatkan moral presiden ke pasukan AS di zona perang telah menjadi tradisi yang telah berlangsung lama di tahun-tahun setelah serangan teroris 11 September 2001. Trump selama ini di kritik karena menolak berkunjung dalam dua tahun pertama masa kepresidenannya.
Berbicara di depan tentara AS, Trump mengatakan, dia tidak memiliki rencana untuk menarik pasukan AS yang ditempatkan di Irak. Dia menuturkan, keberadaan pangkalan dan pasukan AS di Irak bisa dimanfaatkan untuk melancarkan operasi di Suriah, jika terjadi sesuatu yang besar di negara itu.
"Faktanya, kita dapat menggunakan ini sebagai pangkalan, jika kita ingin melakukan sesuatu di Suriah," kata Trump dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (27/12).
Trump sendiri diketahui mendarat pukul 7:16 malam waktu setempat dalam kunjungan pertamanya ke zona perang. Ia didampingi oleh istrinya Melania, dalam kunjungan yang ia sebut sebagai penerbangan rahasia yang mengerikan dan tertutupi dalam Air Force One yang "gelap gulita".
Video Gedung Putih memperlihatkan Trump yang tersenyum berjabat tangan dengan personel yang berpakaian kamuflase, menandatangani tanda tangan dan berpose untuk foto.
Kunjungan meningkatkan moral presiden ke pasukan AS di zona perang telah menjadi tradisi yang telah berlangsung lama di tahun-tahun setelah serangan teroris 11 September 2001. Trump selama ini di kritik karena menolak berkunjung dalam dua tahun pertama masa kepresidenannya.
(esn)