Semakin Memburuk, Wabah Ebola di Kongo Renggut 319 Jiwa

Kamis, 20 Desember 2018 - 01:05 WIB
Semakin Memburuk, Wabah...
Semakin Memburuk, Wabah Ebola di Kongo Renggut 319 Jiwa
A A A
KINSHASA - Salah satu wabah Ebola paling mematikan dalam sejarah terus memburuk di Republik Demokratik Kongo dengan sebanyak 319 orang kini tewas.

Departemen Kesehatan setempat mengatakan bahwa 542 kasus Ebola telah tercatat di provinsi Kivu Utara di mana 494 di antaranya telah dikonfirmasi. Dari 319 yang diyakini telah meninggal akibat virus sejauh ini, 271 telah dikonfirmasi seperti dikutip dari CNN, Kamis (20/12/2018).

Rata-rata, Ebola - yang menyebabkan demam, sakit kepala parah dan dalam beberapa kasus pendarahan - membunuh sekitar setengah dari mereka yang terinfeksi, tetapi tingkat kematian individu dalam wabah ini bervariasi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan upaya untuk menahan wabah telah terhambat karena tidak adanya keterlibatan dari komunitas lokal dan konflik bersenjata di wilayah tersebut.

Kivu Utara, yang meliputi kota-kota Beni, Kalunguta dan Mabalako, tetap menjadi pusat wabah penyakit mematikan itu meskipun sejumlah kasus telah dilaporkan terjadi di provinsi tetangga Ituri, menurut WHO. Kedua provinsi ini termasuk yang paling padat penduduknya di negara itu dan berbatasan dengan Uganda, Rwanda, dan Sudan Selatan.

Badan kesehatan masyarakat memperkirakan bahwa lebih dari satu juta pengungsi dan orang-orang terlantar bepergian melalui dan keluar dari Kivu Utara dan Ituri, yang dapat mempercepat penyebaran virus lebih lanjut.

Wabah Ebola di Kongo adalah yang paling mematikan kedua, di belakang Afrika Barat pada tahun 2014, ketika virus menewaskan lebih dari 11.000 orang. Ini adalah epidemi ke-10 di Kongo sejak 1976, dan kedua tahun ini.
(ian)
Berita Terkait
4 Fakta Pemerkosaan...
4 Fakta Pemerkosaan Jadi Senjata pada Perang di Kongo
Wabah Pes Melanda Kongo,...
Wabah Pes Melanda Kongo, Lebih dari 31 Orang Meninggal
PBB: Pemberontak Kongo...
PBB: Pemberontak Kongo Eksekusi Lebih dari 130 Warga Sipil
Pemberontak Kongo Bantai...
Pemberontak Kongo Bantai Puluhan Etnis Pygmy, Beberapa Dipenggal
Kandungan Emas di Gunung...
Kandungan Emas di Gunung Kongo Capai 90% Mineral Berharga di Dunia
Benarkah Munculnya Gunung...
Benarkah Munculnya Gunung Emas dan Sungai Eufrat Mengering Jadi Tanda Kiamat?
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
17 menit yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
2 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
3 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
3 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
5 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved