Jaksa: Pelaku Penembakan Strasbourg Teriak Takbir saat Beraksi

Kamis, 13 Desember 2018 - 00:44 WIB
Jaksa: Pelaku Penembakan...
Jaksa: Pelaku Penembakan Strasbourg Teriak Takbir saat Beraksi
A A A
PARIS - Pelaku penembakan di pasar Natal di Strasbourg, Prancis, meneriakkan kalimat takbir selama serangan berlangsung. Demikian disampaikan jaksa penuntut umum Paris, Remy Heitz.

Tiga orang tewas setelah pelaku mengumbar tembakan pada Selasa malam. Pelaku yang diidentifikasi bernama Cherif Chekat, 29, masih buron.

Empat orang ditahan karena dicurigai memiliki hubungan dengan pelaku. "Cherif Chekatt, berteriak 'Allahu Akbar' selama penembakan," kata Heitz, dalam konferensi pers pada hari Rabu.

"Mempertimbangkan target, cara operasinya, profilnya dan kesaksian orang-orang yang mendengarnya berteriak 'Allahu Akbar', polisi anti-teroris telah dipanggil untuk beraksi," ujar Heitz.

Chekatt terluka di lengan selama baku tembak dengan polisi. Namun, dua berhasil melarikan diri dari tempat kejadian dengan membajak taksi.

Heitz mengatakan, empat orang yang ditahan merupakan kerabat Chekatt.

Chekatt memiliki catatan kriminal di masa lalu. Dia pernah divonis 27 kali atas beberapa pelanggaran yang dilakukan di Prancis, Jerman, dan Swiss.

Selain itu, dia diintai oleh DGSI, badan keamanan dalam negeri Prancis, karena memiliki pandangan ekstremis.

Tetangga Chekatt yang berbicara kepada AP dalam kondisi anonim mengatakan pria tersebut "tidak stabil". Menurut tetangga, Chekatt jarang berada di rumahnya.

Polisi saat ini menjaga tempat tinggal Chekatt, yang berada di sebuah wilayah di luar Strasbourg.

Otoritas Prancis menyatakan aksi pelaku yang menewaskan tiga orang dan melukai 12 orang masuk kategori tindakan terorisme. Kepolisian setempat mengatakan Chekatt adalah penduduk asli Strasbourg yang berasal dari keluarga imigran.

Setelah serangan di pasar Natal, pemerintah Prancis melarang semua acara publik di Strasbourg. Namun, tidak ada pembatasan yang ditempatkan pada acara-acara publik di bagian lain di negara tersebut Prancis.
(mas)
Berita Terkait
4 Negara di Eropa Diprediksi...
4 Negara di Eropa Diprediksi Jadi Target Serangan ISIS-Khorasan
Pengadilan Jerman Adili...
Pengadilan Jerman Adili Anggota ISIS Atas Dakwaan Genosida Yazidi
Pertama di Dunia, Jerman...
Pertama di Dunia, Jerman Vonis Anggota ISIS Penjara Seumur Hidup
Gagal Mengebom Gereja...
Gagal Mengebom Gereja Prancis, Pria Aljazair Dibui Seumur Hidup
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
Jerman Tekuk Prancis...
Jerman Tekuk Prancis 2-1, Rudi Voeller Pantik Kekuatan Tim Panser
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
54 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
1 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
3 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved