Saling Klaim Perbatasan Laut, Hubungan Malaysia-Singapura Memanas

Kamis, 06 Desember 2018 - 19:53 WIB
Saling Klaim Perbatasan...
Saling Klaim Perbatasan Laut, Hubungan Malaysia-Singapura Memanas
A A A
SINGAPURA - Pemerintah Singapura mendesak Malaysia untuk menghentikan apa yang mereka sebut tindakan provokatif ke wilayah perairan Tuas, yang diklaim oleh Singapura sebagai wilayah mereka.

Pada gilirannya, Malaysia mengajukan dua nota protes dengan Singapura, keberatan dengan prosedur penerbangan baru yang akan dilaksanakan untuk Bandara Seletar bulan depan dan menegaskan bahwa batas pelabuhan baru Johor Baru berada di wilayah perairannya sendiri , klaim yang ditolak Singapura sebelumnya.

"Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan dalam pembicaraan melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah menekankan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk menghindari meningkatnya ketegangan di lapangan dan untuk mematuhi hukum internasional," kata Kementerian Luar Negeri Singapura.

Dalam pembicaaran tersebut, seperti dilansir Strait Times pada Kamis (6/12), Vivian mengatakan serangkaian gangguan provokatif oleh kapal pemerintah Malaysia telah terjadi meskipun ada protes diplomatik dari Singapura.

Vivian, dalam pembicaraan itu juga mengatakan kepada Saifudin bahwa batas pelabuhan Johor Baru sekarang bahkan melampaui batas-batas klaim laut teritorial Malaysia di daerah itu, sebagaimana ditetapkan dalam peta 1979 Malaysia sendiri, yang belum pernah diterima Singapura.

Berdasarkan peta tahun 1979, menunjukkan bahwa wilayah Pedra Branca jatuh di bawah wilayah Malaysia, yang diprotes Singapura. Dalam putusan 2008, Mahkamah Internasional menghadiahkan pulau itu ke Singapura.

Pembicaran ini sendiri terjadi tidak setelah terus memanasnya perselisihan antara Singapura dan Malaysia mengenai pengelolaan perairan dan wilayah udara.

Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke kemarin mengatakan klaim Singapura bahwa batas baru pelabuhan Johor Baru yang masuk ke perairan Singapura tidak akurat. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad juga mengatakan bahwa Malaysia masih berada di perairannya sendiri dengan perpanjangan itu.

Menyanggah ini, Kementerian Transportasi Singapura mengatakan bahwa perairan teritorial Singapura membentang ke barat batas pelabuhan Johor Baru saat ini, yang berada di sekitar wilayah Tuas.

"Oleh karena itu, perpanjangan pelabuhan Johor Baru akan melanggar batas wilayah perairan Singapura di wilayah tersebut dan merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan Singapura dan hukum internasional," kata Kementerian Transportasi Singapura.
(esn)
Berita Terkait
Wisata Menakjubkan di...
Wisata Menakjubkan di Sentosa Sensoryscape, Landmark Terbaru Singapura
Dubes Singapura Kwok...
Dubes Singapura Kwok Fook Seng Gelar Buka Puasa Bersama 70 Anak Yatim di Masjid Istiqlal
Singapore Dream Sudah...
Singapore Dream Sudah Mengalami Pergeseran, Apa Pemicunya?
Pemilu Singapura seperti...
Pemilu Singapura seperti Sandiwara, Hanya Melanggengkan Kekuasaan PAP
PM Singapura Akan Serahkan...
PM Singapura Akan Serahkan Kepemimpinan PAP Kepada Lawrence Wong
Politikus Muslim Ini...
Politikus Muslim Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Singapura
Berita Terkini
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
53 menit yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
5 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
6 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
8 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
8 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved