KA Seoul-Pyongyang Aktif Kembali

Sabtu, 01 Desember 2018 - 08:46 WIB
KA Seoul-Pyongyang Aktif...
KA Seoul-Pyongyang Aktif Kembali
A A A
SEOUL - Jalur kereta api (KA) antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Seoul) akan segera dibuka kembali untuk layanan kereta yang menghubungkan kedua negara.

Itu menjadi sinyal upaya rekonsiliasi antara kedua negara akan terus diwujudkan dalam tataran praktis di masyarakat. Seoul memang ingin menghidupkan jaringan kereta api kedua negara di tengah sanksi Perser ikatan Bangsa-Bangsa yang masih dijatuhkan kepada Korut.

Itu dibuktikan dengan langkah Korsel mengirimkan kereta dengan enam gerbong yang mengangkut 28 pakar kereta untuk menginspeksi jalur tersebut. Mereka akan bekerja memeriksa jalur tersebut selama 18 hari. Sebanyak 28 pakar kereta akan menguji jalur kereta sepanjang 1.200 km selama 18 hari.

Mereka akan tinggal di kereta selama proses infrastruktur kereta api tersebut. Mereka mendapatkan izin dari PBB karena tidak diperbolehkan mengambil bahan bakar atau perlengkapan tertentu ke Korut yang masih dijatuhi sanksi.

Seoul berencana melaksanakan upacara groundbreaking sebelum akhir tahun ini. Itu menjadi awalan untuk membangun dan memperbaiki jalur kereta dan jalanan antar kedua negara. Pemimpin kedua negara sudah sepakat pada konferensi pertama April lalu.

Namun, proyek itu dianggap sebagai langkah simbolis yang mengalami banyak hambatan karena Korut masih menghadapi sanksi PBB. Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Korut masih mengalami hambatan, Seoul terus mengalami kemajuan dalam proses perdamaian dengan Pyongyang.

”Koneksi jaringan kereta antar-Korea bermaksud untuk menyelesaikan perbedaan dan membuka masa depan baru bagi semenanjung Korea,” kata Menteri Unifikasi Korsel Cho Myoung-gyon dilansir The Washington Post.

Lho menjelaskan, dengan jalur kereta yang terhubung antara Selatan dan Utara akan mendorong kesejahteraan bersama dan memicu perdamaian di semenanjung Korea yang semakin terkonsolidasi.

”Kereta yang melintas di semenanjung Korea akan membawa perdamaian,” katanya. Menurut Cho, dengan jalur kereta yang terkoneksi, perdamaian dan persatuan semenanjung Korea akan semakin terkonsolidasi. Dia juga berjanji akan berkonsultasi lebih ke AS, untuk mendapatkan dukungan internasional. (Andika Hendra)
(nfl)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
1 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
4 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
5 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
6 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
7 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
8 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved