Korban Hilang Kebakaran Hutan di California Tembus 1.000 Orang

Sabtu, 17 November 2018 - 11:44 WIB
Korban Hilang Kebakaran...
Korban Hilang Kebakaran Hutan di California Tembus 1.000 Orang
A A A
CALIFORNIA - Tim pencari yang menyisir reruntuhan akibat kebakaran mematikan dalam sejarah California kembali menemukan delapan mayat pada hari Jumat. Penemuan ini menggenapkan jumlah korban tewas akibat Camp Fire menjadi 71 orang dan lebih dari 1.000 orang masih belum ditemukan.

Sheriff Butter County Kory L. Honea mengatakan tujuh dari delapan mayat ditemukan di kota Paradise, yang semuanya hancur dalam kebakaran pada 8 November, dan korban lainnya berada di Magalia, sebelah utara Paradise. Semua korban ditemukan di dalam bangunan.

Honea memperingatkan bahwa jumlah yang tidak terhitung - 1.011 pada Jumat malam - bisa termasuk nama yang rangkap dua atau memiliki variasi ejaan yang berbeda, dan penyelidik sedang berusaha untuk memverifikasi mereka.

"Saya tidak bisa membiarkan kesempurnaan menghalangi jalannya," kata Honea.

"Penting bagi kami untuk mendapatkan informasi sehingga kami dapat mulai mengidentifikasi individu-individu yang belum ditemukan ini," sambungnya seperti dikutip dari NBC News, Sabtu (17/11/2018).

Meningkatnya jumlah korban tewas di Api akibat Camp Fire di Butte County, sebelah utara Sacramento, membuat jumlah total korban tewas akibat dua kebakaran huta di negara bagian itu setidaknya mencapai 74. Tiga orang dilaporkan tewas akibat kebakaran Woolsey Fire dekat Los Angeles.

Camp Fire telah menelantarkan ribuan orang dan menyebabkan 52 ribu orang dievakuasi saat puncak kebakaran terjadi. Sekitar 47.200 tetap dievakuasi pada Jumat, kata para pejabat. Api telah membakar 146.000 acre dan 50 persen berhasil diatasi pada hari Jumat.

Menurut Departemen Kehutanan California dan Perlindungan Kebakaran, atau Cal Fire, Camp Fire dianggap sebagai kebakaran paling merusak dalam sejarah negara bagian itu, melampaui Tubbs Fire pada 2017 lalu yang menghancurkan 5.636 bangunan.

Kebakaran ini juga yang paling mematikan. Sebelumnya kebakaran Griffith Park pada 1933 tercatat sebagai kebakaran mematikan dengan korban mencapai 29 orang.

Camp Fire adalah satu dari dua kebakaran hutan besar yang membakar wilayah ujung-ujung negara bagian itu. Woolsey Fire yang terjadi pada hari yang sama telah membakar lebih dari 98.300 hektar dan menghancurkan setidaknya 713 rumah dan bangunan lain, kata para pejabat. Kebakaran itu 78 persen berhasil diatasi pada Jumat. Kebakaran itu juga telah mendorong perintah evakuasi yang mencakup lebih dari 200.000 orang.

"Camp Fire sendiri telah menghancurkan setidaknya 9.700 tempat tinggal keluarga tunggal, 144 tempat tinggal multi-keluarga dan 336 bangunan komersial," menurut Cal Fire.

Beberapa dari mereka yang mengungsi telah berlindung di luar Walmart di Chico, sebelah barat Paradise.

Para pejabat memperingatkan bahwa angin di daerah Camp Fire dilaporkan akan kembali membakar api yang masih menyala. Alex Hoon dari Dinas Cuaca Nasional mengatakan peringatan bendera merah yang dikeluarkan untuk kondisi cuaca kritis saat kebakaran, akan berlaku pada Sabtu malam hingga Minggu sore waktu setempat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan melakukan perjalanan ke California pada Sabtu di mana dia akan bertemu dengan mereka yang terkena dampak kebakaran hutan, kata Gedung Putih. Presiden telah menandatangani sebuah deklarasi darurat dan bencana besar, yang memberikan bantuan federal.

Kebakaran lain, Hill Fire yang pecah di Ventura County pada sore hari 8 November dan membakar lebih dari 4.500 hektar dan menghancurkan empat struktur, 100 persen berhasil diatasi.

Pejabat pemadam kebakaran mengatakan semua kemungkinan penyebab selain aktivitas manusia telah dikesampingkan dalam kebakaran itu. Pihak berwenang telah mengumumkan hadiah USD10.000 untuk informasi yang mengarah ke siapa pun yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan tersebut.

Hill Fire meminta perintah evakuasi untuk sekitar 1.200 orang yang mengamuk minggu lalu, kata Cal Fire.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
13 menit yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
40 menit yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
1 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
2 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
2 jam yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
3 jam yang lalu
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved