AS Nyatakan Putra Pemimpin Hizbullah sebagai Teroris Global

Rabu, 14 November 2018 - 06:44 WIB
AS Nyatakan Putra Pemimpin...
AS Nyatakan Putra Pemimpin Hizbullah sebagai Teroris Global
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap lima orang yang terkait dengan kelompok Hizbullah Lebanon yang mengkoordinasikan kegiatan kelompok itu di Irak. Salah satunya, putra pemimpin Hizbullah; Hassan Nasrallah, yang dinyatakan sebagai teroris global.

Putra Nasrallah yang dinyatakan sebagai teroris global adalah Jawad Nasrallah. Namanya dimasukkan oleh Departemen Luar Negeri AS dalam daftar "Teroris Global yang Ditunjuk Khusus".

Empat orang lainnya diumumkan Departemen Keuangan AS, yakni Shibl Muhsin Ubayd al-Zaydi, Yusuf Hashim, Adnan Hussein Kawtharani, dan Muhammad Abd-al-Hadi Farhat. Seperti Jawad Nasrallah, keempat orang itu juga masuk dalam daftar "Teroris Global yang Ditunjuk Khusus".

Al-Zaydi merupakan warga Irak. Sedangkan empat lainnya merupakan warga Lebanon.

Kelompok Hizbullah yang merupakan sekutu utama Iran sudah lama dinyatakan Washington sebagai kelompok teroris. Kelompok bersenjata itu merupakan salah satu pasukan yang membela Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam melawan kelompok pemberontak dan kelompok ekstremis.

"Empat orang memimpin dan mengkoordinasikan operasional, intelijen dan kegiatan keuangan (Hizbullah) di Irak," kata Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Rabu (14/11/2018).

Al-Zaydi, lanjut departemen itu, menyelundupkan minyak dari Iran ke Suriah. Dia juga dianggap melakukan penggalangan dana untuk Hizbullah dan mengirim pasukan ke Suriah untuk Korps Garda Revolusi Iran.

Washington pada akhir Oktober memperketat undang-undang anti-Hizbullah yang ada saat ini. Tujuannya, untuk memutuskan rantai pendanaan kelompok itu di seluruh dunia. Undang-undang itu bernama Hezbollah International Financing Prevention Act (HIFPA) 2015. Keempat orang yang namanya dirilis Departemen Keuangan AS tersebut dijatuhi sanksi di bawah HIFPA 2015.

Nasrallah, pada awal tahun ini, mengatakan tekanan AS yang ditingkatkan pada kelompoknya tidak akan membuahkan hasil. Terkait dengan sanksi baru ini, Hizbullah belum bersedia berkomentar.
(mas)
Berita Terkait
Musuh Bebuyutan Israel,...
Musuh Bebuyutan Israel, Ini Kekuatan Militer Hizbullah, Iran, dan Irak Jika Berkoalisi
Bocorkan Nama Informan...
Bocorkan Nama Informan AS di Irak pada Hizbullah, Penerjemah Pentagon Dipenjara
Simpan Senjata di Suriah,...
Simpan Senjata di Suriah, Iran Bangun Terowongan Bawah Tanah
BBM Iran Tiba di Lebanon...
BBM Iran Tiba di Lebanon Kamis setelah Mampir Suriah
Israel Tembaki Posisi...
Israel Tembaki Posisi Kelompok Pro-Iran di Dekat Dataran Tinggi Golan
Biden: Iran Terus Pasok...
Biden: Iran Terus Pasok Senjata untuk Hizbullah, Kedaulatan Lebanon Dirusak
Berita Terkini
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
1 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
3 jam yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
5 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
7 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
AS Klaim F-35 sebagai...
AS Klaim F-35 sebagai Jet Tempur Tercanggih, namun Jatuh 11 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved