Lagi, Pasukan AS Jadi Korban Serangan Orang Dalam di Afghanistan
Minggu, 04 November 2018 - 10:00 WIB
Lagi, Pasukan AS Jadi Korban Serangan Orang Dalam di Afghanistan
A
A
A
KABUL - Anggota pasukan Amerika Serikat (AS) kembali menjadi korban serangan orang dalam di Ibu Kota Afghanistan. Serangan tersebut juga melukai seorang tentara lainnya.
Serangan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan tentara Afghanistan terhadap pasukan koalisi NATO di Afghanistan. Sebelumnya, anggota pasukan Afghanistan telah membunuh seorang penasihat militer AS atau koalisi NATO dan diikuti kematian seorang tentara Ceko di provinsi Herat barat bulan lalu.
“Laporan awal menunjukkan bahwa penyerang adalah anggota Pasukan Pertahanan dan Keamanan Nasional Afghanistan. Laporan awal juga menunjukkan bahwa penyerang itu segera dibunuh oleh Pasukan Afghanistan lainnya,” kata misi gabungan yang dipimpin NATO dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/11/2018).
Dikatakan insiden itu sedang diselidiki dan anggota militer yang terluka dalam kondisi stabil. Namun NATO tidak memberikan identitas anggota mmiliter AS yang telah tewas.
Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan pada bulan September bahwa pelatihan dan pemeriksaan pasukan Afghanistan sedang ditingkatkan untuk meminimalkan serangan orang dalam dan beberapa pelatihan serta operasi penasehat telah dikurangi sementara segi keamanan tengah dinilai.
Bulan lalu, komandan NATO di Afghanistan, Jendral Scott Miller, berhasil lolos dari maut ketika pengawal gubernur provinsi Kandahar mengumbar tembakan ke sekelompok pejabat AS dan Afghanistan. Namun serangan itu menewaskan kepala polisi Afghanistan yang disegani oleh Taliban Jenderal Abdul Razeq.
Baca: Kepala Polisi Afghanistan Tewas Ditembak Mati Pengawal
Serangan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan tentara Afghanistan terhadap pasukan koalisi NATO di Afghanistan. Sebelumnya, anggota pasukan Afghanistan telah membunuh seorang penasihat militer AS atau koalisi NATO dan diikuti kematian seorang tentara Ceko di provinsi Herat barat bulan lalu.
“Laporan awal menunjukkan bahwa penyerang adalah anggota Pasukan Pertahanan dan Keamanan Nasional Afghanistan. Laporan awal juga menunjukkan bahwa penyerang itu segera dibunuh oleh Pasukan Afghanistan lainnya,” kata misi gabungan yang dipimpin NATO dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/11/2018).
Dikatakan insiden itu sedang diselidiki dan anggota militer yang terluka dalam kondisi stabil. Namun NATO tidak memberikan identitas anggota mmiliter AS yang telah tewas.
Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan pada bulan September bahwa pelatihan dan pemeriksaan pasukan Afghanistan sedang ditingkatkan untuk meminimalkan serangan orang dalam dan beberapa pelatihan serta operasi penasehat telah dikurangi sementara segi keamanan tengah dinilai.
Bulan lalu, komandan NATO di Afghanistan, Jendral Scott Miller, berhasil lolos dari maut ketika pengawal gubernur provinsi Kandahar mengumbar tembakan ke sekelompok pejabat AS dan Afghanistan. Namun serangan itu menewaskan kepala polisi Afghanistan yang disegani oleh Taliban Jenderal Abdul Razeq.
Baca: Kepala Polisi Afghanistan Tewas Ditembak Mati Pengawal
(ian)