Indonesia Ranking 1 Negara Paling Dermawan di Dunia

Minggu, 04 November 2018 - 04:13 WIB
Indonesia Ranking 1...
Indonesia Ranking 1 Negara Paling Dermawan di Dunia
A A A
JAKARTA - Indonesia berada di urutan pertama sebagai negara paling dermawan di dunia. Predikat itu muncul dalam laporan 2018 World Giving Index yang dibuat Charities Aid Foundation (CAF).

Laporan itu menyuguhkan 146 negara. Indonesia berada di urutan puncak dengan skor CAF World Giving Index 59 persen. Skor helping stranger (membantu orang asing) 46 persen. Skor donating money (donasi uang) 78 persen. Skor volunteering time 53 persen. Tiga skor itu menjadi parameter pemeringkatan.

Laporan CAF yang dikutip SINDOnews, Minggu (4/11/2018) menyatakan, ranking kedua negara paling dermawan di dunia diisi Australia. Ranking ketiga Selandia Baru, keempat Amerika Serikat, kelima Irlandia, keenam Inggris, ketujuh Singapura, kedelapan Kenya, kesembilan Myanmar, kesepuluh Bahrain.

Laporan CAF ini mengaitkan keberhasilan Singapura dengan sejumlah skema yang telah diperkenalkan di negara itu untuk meningkatkan relawan baru-baru ini. Tahun ini, secara signifikan lebih banyak orang di seluruh dunia dilaporkan membantu orang asing dan menjadi sukarelawan. Namun, lebih sedikit orang yang menyumbangkan uang untuk amal.

India yang berada di urutan 124 terkejut dengan laporan CAF. Pada tahun 2017, India berada di urutan 81 sebagai negara paling dermawan di dunia.

“Selama beberapa tahun terakhir, tren berderma telah meningkat di India, sehingga penurunan peringkat ini mengejutkan. Dalam jumlah absolut, lebih banyak orang India memberi, dan menjadi sukarelawan daripada di tempat lain di dunia, tetapi mungkin negara-negara lain hanya meningkatkan lebih cepat dari kami pada tiga parameter laporan," kata CEO CAF India, Meenakshi Batra.

"Kita harus ingat bahwa sebagian besar pemberian di India masih tetap tidak terstruktur seperti memberi makan orang, memberi sedekah atau menyumbang di lembaga agama," ujarnya.

Deval Sanghavi, co-founder Dasra, sebuah kelompok nirlaba yang bekerja dengan filantropis juga terkejut dengan penurunan peringkat untuk India.

CEO Give India, Atul Satija, menggambarkan lembaga nonprofitnya sebagai platform penderma India yang paling dipercaya, mengakui tahun lalu menjadi tahun yang baik bagi peringkat India. “Partisipasi keseluruhan dalam keterlibatan sipil telah meningkat," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Rusia ingin PBB Menekan...
Rusia ingin PBB Menekan Amerika Serikat dalam Masalah Ini
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Terima Surat Kepercayaan...
Terima Surat Kepercayaan Dubes RI, Sekjen PBB Apresiasi Peran Aktif Indonesia
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Terbang ke New York, Dilepas Barisan Militer
AS Blokir Voting DK...
AS Blokir Voting DK PBB Soal Gencatan Senjata Selama Pandemi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
6 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
7 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
8 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
10 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
10 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved