Israel Dilaporkan Jual Senjata Mata-mata Rp3,8 Triliun ke Saudi

Senin, 29 Oktober 2018 - 08:49 WIB
Israel Dilaporkan Jual...
Israel Dilaporkan Jual Senjata Mata-mata Rp3,8 Triliun ke Saudi
A A A
DUBAI - Israel dilaporkan menjual senjata mata-mata canggih kepada Arab Saudi dengan nilai kesepakatan USD250 juta atau lebih dari Rp3,8 triliun. Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan rahasia kedua pihak.

Laporan transfer teknologi spionase tersebut dirilis media Uni Emirat Arab, Al-Khaleej pada hari Minggu.

Menurut laporan tersebut, beberapa sistem teknologi mata-mata—yang merupakan sistem paling canggih yang pernah dijual Israel ke negara Arab manapun—telah dipindahkan ke Arab Saudi dan mulai digunakan setelah tim teknis Saudi menerima pelatihan dalam mengoperasikannya.

Laporan eksklusif tersebut juga mengungkapkan bahwa kedua negara saling bertukar informasi militer strategis dalam beberapa pertemuan yang dilakukan di Washington dan London melalui mediator Eropa.

Kerja sama semacam itu bukan yang pertama terjadi antara Israel dan Arab Saudi.

Pada bulan September, Al-Khaleej melaporkan bahwa Arab Saudi telah membeli sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel untuk mempertahankan diri dari serangan rudal Houthi Yaman.

Kesepakatan yang dilaporkan dimediasi oleh Amerika Serikat tersebut termasuk rencana lebih lanjut untuk mencapai kesepakatan tentang kerja sama militer yang luas antara kedua negara.

Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Arab Saudi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara memiliki kebijakan luar negeri yang sama, yakni menentang Iran yang mereka anggap melakukan ekspansi di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Gadi Eisenkot telah bertemu dengan rekan-rekannya dari beberapa negara Arab, termasuk Kepala Staf Arab Saudi, Jenderal Fayyad bin Hamed Al-Ruwaili, pada pertengahan Oktober dalam forum Washington for the Countering Violent Extremist Organizations Conference untuk para komandan militer.

Pertemuan keduanya dilaporkan secara resmi oleh media Timur Tengah sebagai pertemuan pertama. Namun, menurut Jerusalem Post hari Senin (29/10/2018), pertemuan mereka merupakan yang kedua setelah November tahun lalu.

Pemerintah Israel maupun Saudi sejauh ini belum mengonfirmasi laporan tentang penjualan senjata mata-mata canggih tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Israel Serang Iran,...
Israel Serang Iran, Arab Saudi Marah Besar!
Iran Peringatkan Arab...
Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel
Arab Saudi Klarifikasi...
Arab Saudi Klarifikasi Tak Terlibat dalam Mencegat Rudal Iran di Israel
Bertemu Menlu Arab Saudi,...
Bertemu Menlu Arab Saudi, Presiden Iran Sentil Israel
3 Alasan yang Membuat...
3 Alasan yang Membuat Arab Saudi Bermusuhan dengan Iran
Jelang Serangan Israel...
Jelang Serangan Israel ke Iran, AS Jual Senjata Baru ke Saudi dan UEA Senilai Rp35 Triliun
Berita Terkini
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
34 menit yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
53 menit yang lalu
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
1 jam yang lalu
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
1 jam yang lalu
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
2 jam yang lalu
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
2 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved