Jika Turki Meminta, PBB Siap Bantu Penyelidikan Kasus Khashoggi
Rabu, 24 Oktober 2018 - 17:09 WIB
Jika Turki Meminta, PBB Siap Bantu Penyelidikan Kasus Khashoggi
A
A
A
NEW YORK - PBB menyatakan mereka mungkin saja turut membantu dalam penyelidikan kasus kematian jurnalis asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi, jika memang diminta oleh Turki. Khashoggi diketahui tewas di Konsulat Saudi di Istanbul.
Juru bicara PBB, Farhan Haq menyatakan, pihaknya menunggu apakah Turki akan meminta PBB untuk terlibat dalam penyelidikan. Jika permintaan itu datang, lanjut Haq, maka PBB akan membahasnya dan segera membuat keputusan.
"Kami akan menunggu untuk melihat apakah kami mendapatkan permintaan resmi dari Turki. Jika kami mendapatkan sesuatu seperti itu, kami akan mengevaluasinya dan membuat keputusan berdasarkan permintaan yang kami terima," kata Haq.
"Agar setiap penyelidikan PBB berhasil, badan internasional akan membutuhkan kerja sama dari semua pihak terkait," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (24/10).
Sementara itu, sebelumnya, Uni Eropa (UE), menuturkan respon mereka terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi akan bergantung pada langkah-langkah berikutnya yang akan diambil oleh pemerintah Saudi.
Menteri Luar Negeri UE, Frederica Mogherini mengatakan, konfirmasi atas kematian Khashoggi adalah langkah pertama menuju kebenaran dan menuju akuntabilitas. Namun, dia menyebut sejauh ini penjelasan Saudi mengenai pembunuhan tersebut belum memuaskan.
Juru bicara PBB, Farhan Haq menyatakan, pihaknya menunggu apakah Turki akan meminta PBB untuk terlibat dalam penyelidikan. Jika permintaan itu datang, lanjut Haq, maka PBB akan membahasnya dan segera membuat keputusan.
"Kami akan menunggu untuk melihat apakah kami mendapatkan permintaan resmi dari Turki. Jika kami mendapatkan sesuatu seperti itu, kami akan mengevaluasinya dan membuat keputusan berdasarkan permintaan yang kami terima," kata Haq.
"Agar setiap penyelidikan PBB berhasil, badan internasional akan membutuhkan kerja sama dari semua pihak terkait," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (24/10).
Sementara itu, sebelumnya, Uni Eropa (UE), menuturkan respon mereka terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi akan bergantung pada langkah-langkah berikutnya yang akan diambil oleh pemerintah Saudi.
Menteri Luar Negeri UE, Frederica Mogherini mengatakan, konfirmasi atas kematian Khashoggi adalah langkah pertama menuju kebenaran dan menuju akuntabilitas. Namun, dia menyebut sejauh ini penjelasan Saudi mengenai pembunuhan tersebut belum memuaskan.
(esn)