Israel Culik Gubernur Palestina untuk Yerusalem Timur

Senin, 22 Oktober 2018 - 13:06 WIB
Israel Culik Gubernur...
Israel Culik Gubernur Palestina untuk Yerusalem Timur
A A A
YERUSALEM - Israel mengonfirmasi bahwa pasukannya menangkap dua pejabat senior Palestina, yakni seorang gubernur untuk Yerusalem Timur dan kepala intelijen atas tuduhan terlibat penculikan penduduk dengan kartu identitas Israel. Pemerintah Otoritas Palestina mengecam penangkapan dua pejabatnya sebagai aksi penculikan.

Dua pejabat tersebut adalah Adnan Ghaith; Gubernur Yerusalem Timur dan Jihad Fakih; Kepala Intelijen Palestina di Yerusalem.

Konfirmasi Israel disampaikan pada hari Minggu tanpa memberikan rincian alasan penangkapan tersebut. Pengacara untuk dua pejabat Palestina yang ditangkap menyatakan bahwa kliennya ditangkap atas tuduhan membantu penculikan yang dilakukan oleh warga Palestina di Yerusalem.

Ghaith dan Fakih sekarang masih dalam proses interogasi di Markas Polisi Yerusalem yang diperintah Israel .

Pengadilan militer negara mayoritas Yahudi tersebut menyatakan penahanan Ghaith diperpanjang hingga Selasa. Sedangkan Kolonel Fakih ditahan hingga Rabu mendatang.

Baik Ghaith dan Fakih menyangkal tuduhan bahwa mereka membantu penculikan tersebut.

Penangkapan keduanya menyusul laporan seorang warga dengan kartu identitas Israel dan berstatus kewarganegaraan Amerika Serikat diculik dan diduga ditahan di Tepi Barat selama lebih dari seminggu.

Warga itu ditahan atas dugaan membantu menjual sebuah rumah warga Arab di Kota Tua Yerusalem kepada seorang warga Israel. Kedutaan AS mengakui bahwa mereka mengetahui laporan seorang warganya ditahan, tetapi menolak menjelaskannya dengan alasan menyangkut masalah privasi.

Ghaith, seperti dilaporkan kantor berita Wafa, Senin (22/10/2018), diculik di lingkungan Beit Hanina di Yerusalem pada Sabtu malam oleh unit khusus polisi Israel yang menghentikan mobilnya. Sedangkan Kolonel Fakih ditahan di pos pemeriksaan militer Israel di desa al-Judeira di barat laut Yerusalem.

"Penangkapan Geith dan Fakih adalah kejahatan baru terhadap rakyat Palestina," kata pemerintah Otoritas Palestina (PA) dalam sebuah pernyataan.

"Ini juga kejahatan terhadap kepemimpinan Palestina dan ibu kota kita yang abadi, kota Arab Yerusalem yang diduduki," lanjut pernyataan PA.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
32 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
45 menit yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved