Berencana Bangun Pangkalan di Mozambik, Tanzania Tangkap 104 Militan

Minggu, 21 Oktober 2018 - 07:56 WIB
Berencana Bangun Pangkalan...
Berencana Bangun Pangkalan di Mozambik, Tanzania Tangkap 104 Militan
A A A
DAR ES SALAAM - Polisi Tanzania telah menangkap 104 tersangka militan yang berencana mendirikan pangkalan di negara tetangga Mozambik. Wilayah itu menjadi lokasi tewasnya ratusan orang akibat serangan kelompok militan.

Empat puluh serangan telah dilakukan sejak Oktober 2017 di provinsi Cabo Delgado di Mozambik, daerah dekat perbatasan Tanzania dekat dengan tempat perusahaan yang tengah mengembangkan salah satu penemuan gas alam terbesar dalam satu dekade.

Lebih dari 100 orang telah tewas, seringkali dengan pemenggalan kepala.

Pada konferensi pers, Inspektur Jenderal Polisi Simon Sirro mengatakan pasukan keamanan telah melancarkan operasi selama beberapa bulan terakhir terhadap "penjahat" di wilayah timur dan selatan, tetapi beberapa dari mereka berhasil melarikan diri.

"Selama operasi itu, beberapa penjahat ditangkap dan beberapa meninggal, dan beberapa melarikan diri. Mereka yang melarikan diri adalah orang-orang yang berusaha menyeberangi perbatasan ke Mozambik untuk mendirikan pangkalan," jelasnya.

"Setelah menginterogasi mereka, mereka mengatakan mereka pergi ke sana untuk bergabung dengan kamp radikal," tambah Sirro seperti dikutip dari VOA, Minggu (21/10/2018).

Awal bulan ini, Mozambik menempatkan 189 orang, termasuk orang asing, diadili atas tuduhan keterlibatan dalam serangan di Cabo Delgado.

Provinsi ini dekat salah satu ladang gas alam lepas pantai terbesar di dunia yang belum dimanfaatkan, dan Anadarko Petroleum sedang mencari untuk mengumpulkan USD14 miliar hingga USD15 miliar untuk proyek gas alam cair di wilayah tersebut.

Pada bulan Juni, Presiden Filipe Nyusi berjanji untuk menahan mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Mozambik tidak memiliki sejarah militansi Islamis, dan pihak berwenang enggan menganggap serangan itu ditujukan kepada kelompok Islam. Sekitar 30 persen dari 30 juta warga Mozambik adalah Katolik Roma, sementara 18 persennya adalah Muslim.
(ian)
Berita Terkait
Usai Kunjungi Tanzania,...
Usai Kunjungi Tanzania, Presiden Jokowi Menuju Mozambik
Kenakan Celana Hitam...
Kenakan Celana Hitam Ketat, Legislator Perempuan Tanzania 'Diusir' dari Ruang Rapat
Temukan Batu Langka,...
Temukan Batu Langka, Warga Tanzania Jadi Miliarder Dadakan
Mozambik Kutuk Eksekusi...
Mozambik Kutuk Eksekusi Wanita Telanjang yang Dituduh Milisi Al-Shabaab
Ingin Seperti Yesus...
Ingin Seperti Yesus Berpuasa Selama 40 Hari, Pastor Mozambik Meninggal
Presiden Ini Sesumbar...
Presiden Ini Sesumbar Negaranya Bebas COVID-19 tapi Hilang 18 Hari lalu Meninggal
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
1 jam yang lalu
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
2 jam yang lalu
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
3 jam yang lalu
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
4 jam yang lalu
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
5 jam yang lalu
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved