Bunga Sakura Mekar Lebih Awal

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 12:26 WIB
Bunga Sakura Mekar Lebih...
Bunga Sakura Mekar Lebih Awal
A A A
TOKYO - Bunga sakura mulai mekar di penjuru Jepang, enam bulan lebih awal. Kondisi langka ini terjadi setelah dua badai menerjang negara itu pada September.

Badai telah menggugurkan semua daun pohon sakura, membawa udara panas dan membuat pohon sakura itu mengeluarkan bunga warna pink. “Kami mendapat sejumlah laporan setiap tahun bunga sakura mekar lebih awal, tapi itu hanya terjadi pada beberapa wilayah tertentu,” ujar Toru Koyama, pejabat senior di Asosiasi Bunga Jepang, pada kantor berita Reuters .

Dia menambahkan bahwa saat ini mereka mendengar bahwa bunga sakura mekar di penjuru negeri. “Dua badai, termasuk badai paling kuat yang menerjang Jepang dalam 25 tahun, telah memperlemah bahan kimia yang mengurangi bunga pink dan putih dengan menggugurkan daun-daun atau menutupinya dengan air garam,” kata Koyama.

Udara yang tertarik ke atas oleh badai dari wilayah tropis kemudian membawa suhu hangat diikuti oleh suhu lebih dingin yang meniru cuaca musim gugur yang menjadi sinyal waktu yang tepat untuk mekar.

Jumlah bunga yang mekar awal itu masih sedikit sehingga orang yang biasa melihat bunga sakura itu mekar pada musim semi mungkin tidak melihat banyak perbedaan.

Mekarnya bunga sakura secara tak terduga itu pun semakin menambah kekhawatiran di penjuru dunia tentang masalah pemanasan global dan gelombang panas yang memicu kebakaran hutan dan badai super kuat.

Para pakar menyatakan dunia perlu berinvestasi lebih banyak untuk persiapan menghadapi dampak perubahan iklim. Beberapa tindakan yang perlu dilakukan antara lain terkait irigasi pertanian dengan jumlah air lebih sedikit hingga mengubah beberapa persyaratan bangunan untuk membantu infrastruktur baru menghadapi risiko banjir dan badai.

Penyesuaian terhadap dunia dengan suhu lebih panas juga memerlukan kepemimpinan politik yang kuat. “Pengetahuan masih belum jadi langkah praktis yang cukup cepat dan pengetahuan itu tidak dibagi,” papar Kristalina Georgieva, CEO Bank Dunia.

“Berbagai keputusan masih dibuat secara jangka pendek dan bukan risiko jangka panjang yang dipikirkan,” tutur dia. Jika kondisi itu berlanjut maka dapat membuat negaranegara termiskin di dunia kembali mengalami kelaparan ekstrem.

“Meski demikian, negaranegara yang lebih kaya dan dunia bisnis juga menghadapi ancaman besar saat gelombang panas, badai, kebakaran, banjir dan bencana lain mengganggu suplai makanan dan air serta memicu lebih banyak korban tewas,” kata mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-moon.

Pada 2030, mengadaptasi pertumbuhan tekanan itu dapat menghabiskan dana USD300 miliar per tahun secara global, tumbuh menjadi USD500 miliar pertahun pada 2050.
(don)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
3 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
6 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
7 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
8 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved