Pramugara AS Ketahuan Bercinta dengan Bintang Dewasa di Pesawat

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 06:23 WIB
Pramugara AS Ketahuan...
Pramugara AS Ketahuan Bercinta dengan Bintang Dewasa di Pesawat
A A A
WASHINGTON - Seorang pramugara Delta Airlines diselidiki setelah ketahuan berhubungan seks dengan bintang porno gay di kamar mandi pesawat selama penerbangan. Skandal ini terungkap setelah video asusila mereka bocor.

Pramugara maskapai Amerika Serikat (AS) itu sedang tidak bertugas saat skandal berlangsung. Namun, dia mengenakan seragam Delta Airlines dalam video tersebut.

Video itu diduga direkam tanpa izin pramugara tersebut. Kasus ini bisa berdampak hukum yang serius jika orang yang memposting video secara online tertangkap.

Ada dua video yang mengusik manajemen Delta Airlines. Video itu ditemukan rekan-rekan kru maskapai yang dibagikan secara internal untuk lelucon terkait skandal tersebut.

Dua video berdurasi masing-masing 4 menit 18 detik, awalnya di-posting ke Twitter, namun telah dihapus.

Aktor dalam video tidak disebutkan namanya, tetapi keduanya dapat diidentifikasi dengan mudah, khususnya tato khas di tubuh bintang film dewasa gay bernama Austin Wolf.

Manajemen Delta Airlines menyatakan pramugara tersebut telah ditangguhkan dari tugasnya dan sedang diselidiki. Tindakannya dianggap sebagai pelanggaran standar perilaku karyawan perusahaan.

"Video ini tidak mencerminkan standar profesionalisme yang diharapkan dari karyawan kami saat mewakili merek Delta atau bepergian sebagai penumpang di pesawat Delta," kata Delta Airlines melalui juru bicaranya kepada Mail Online yang dikutip Sputnik, Jumat (19/10/2018).

Baik Wolf maupun pramugara tersebut menolak berbicara. Bintang film dewasa itu dikenal tidak hanya untuk film-filmnya yang banyak, tetapi juga bekerja sebagai "pria sewaan" dengan tarif USD1.200 semalam.

Pihak maskapai juga mengatakan bahwa mereka akan berkonsultasi dengan ahli hukum tentang kemungkinan penerapan hukum "balas dendam pornografi" untuk kasus ini.

Sekitar setengah lusin negara, termasuk Inggris, Jerman, Israel dan Kanada, serta 40 negara bagian di AS dan lima negara bagian di Australia, telah meloloskan undang-undang yang mengkriminalisasi balas dendam pornografi.

Kasus seperti itu biasanya dipicu mantan pasangan yang kasar atau pendendam sehingga mendistribusikan gambar asusila mereka tanpa persetujuan.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
46 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
3 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved