Suriah: S-300 Rusia Buat Israel Pikir Dua Kali untuk Menyerang Lagi

Kamis, 27 September 2018 - 10:14 WIB
Suriah: S-300 Rusia...
Suriah: S-300 Rusia Buat Israel Pikir Dua Kali untuk Menyerang Lagi
A A A
DAMASKUS - Transfer sistem rudal pertahanan S-300 yang sedang disiapkan Rusia kepada Suriah akan membuat Israel berpikir dua kali sebelum menyerang wilayah Suriah. Komentar ini disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad.

Menurutnya, Damaskus hanya akan menggunakan sistem rudal canggih itu jika terjadi serangan di wilayahnya.

"Israel, yang telah terbiasa melakukan serangan dengan berbagai dalih, sekarang harus menimbang dan memikirkan kembali sebelum menyerang lagi," kata Mekdad kepada kantor berita Xinhua.

"Agresi terhadap Suriah diarahkan pada kekuatan yang memerangi terorisme di Suriah. Jika Israel akan mencoba menyerang, kami akan membela rakyat kami seperti yang kami lakukan di masa lalu," ujar Mekdad, yang dilansir Rabu (26/9/2018) malam.

Pada Senin lalu, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengumumkan bahwa negaranya akan mentransfer sistem rudal surface-to-air S-300 ke rezim Assad dalam waktu dua minggu. Sistem itu akan dipasok setelah pesawat mata-mata Il-20 Rusia ditembak jatuh sistem rudal S-200 Suriah yang sedang merespons serangan empat jet tempur F-16 Israel di Latakia.

Dia kembali menegaskan bahwa tanggung jawab atas jatuhnya pesawat Rusia yang menewaskan 15 tentara Moskow berada di pihak Israel. Moskow, berdasarkan data rekaman sistem pertahanan S-400 yang disiagakan di Pangkalan Khmeimim, menyatakan bahwa jet tempur F-16 Israel bersembunyi di balik pesawat Il-20 yang lebih besar saat diserang sistem rudal S-200 Damaskus.

Sementara itu, sumber di lembaga pertahanan Israel mengatakan bahwa ada orang-orang yang percaya bahwa Presiden Suriah Bashar Assad sejatinya tidak membutuhkan sistem senjata, tetapi tetap merayakan fakta bahwa dia meraihnya dari Rusia.

Menurut perkiraan, tingginya biaya pelatihan tenaga kerja lokal untuk mengoperasikan sistem dan pemeliharaannya yang berkelanjutan membuatnya tidak diinginkan oleh Assad. Selain itu, jika sistem itu rusak atau hancur, rezim Suriah akan kesulitan untuk memenuhi biaya yang harus ditanggung sendiri, bukan oleh pihak Moskow.
(mas)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
34 menit yang lalu
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
5 jam yang lalu
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
5 jam yang lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
5 jam yang lalu
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
6 jam yang lalu
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved