Trump Buka Pintu Bertemu Maduro

Kamis, 27 September 2018 - 00:30 WIB
Trump Buka Pintu Bertemu...
Trump Buka Pintu Bertemu Maduro
A A A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan terbuka untuk bertemu dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro jika itu akan membantu rakyat Venezuela. Namun ia memperingatkan bahwa semua opsi masih di atas meja untuk menangani krisi di negara kaya minyak itu.

Maduro mengatakan dia berharap bisa mengadakan pertemuan tatap muka dengan Trump. Gedung Putih menanggapi permintaan serupa tahun lalu dengan mengatakan pertemuan seperti itu akan terjadi ketika negara tersebut kembali ke demokrasi.

Maduro dijadwalkan berbicara pada pertemuan tahunan para pemimpin dunia di PBB pada Rabu waktu setempat.

"Saya pasti akan terbuka untuk itu, saya bersedia untuk bertemu dengan siapa pun," kata Trump saat tiba di markas besar PBB.

"Kami akan mengurus Venezuela, jika dia ada di sini dan dia ingin bertemu, itu tidak ada dalam pikiran saya, itu tidak ada di pikiran saya, tetapi jika saya dapat membantu orang-orang itulah saya di sini," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (27/9/2018).

Di bawah Maduro, Venezuela telah membatasi kekuasaan legislatif yang dikendalikan oposisi, memenjarakan politisi oposisi dan menciptakan kongres paralel dengan kekuatan tak terbatas.

Inflasi berjalan pada 200 ribu persen dan kebutuhan dasar serta obat-obatan, seperti beras dan antibiotik, semakin sulit diperoleh. Kondisi ini telah memicu eksodus warga Venezuela ke negara-negara Amerika Latin di dekatnya, di mana perbatasan sekarang diliputi oleh para migran Venezuela.

Maduro mengatakan ia adalah korban dari "perang ekonomi" yang dipimpin oleh musuhnya yang didukung AS. Dia menyangkal membatasi kebebasan politik, bersikeras pemimpin oposisi telah merencanakan upaya pembunuhan dan berusaha untuk menggulingkannya melalui protes jalanan yang penuh kekerasan.

"Semua opsi ada di meja, semuanya," ujar Trump kepada wartawan.

“Yang kuat dan yang kurang kuat dan Anda tahu apa yang saya maksud dengan kuat. Setiap opsi ada di meja sehubungan dengan Venezuela,” tegas Trump.

Amerika Serikat memberlakukan sanksi baru pada istri Maduro dan beberapa sekutu utamanya pada hari Selasa. Pemerintah Trump telah memberlakukan beberapa putaran sanksi terhadap pemerintahan Maduro sejak tahun 2017.
(ian)
Berita Terkait
5 Aksi Donald Trump...
5 Aksi Donald Trump Sepanjang 2025, dari Invasi ke Venezuela hingga Mengandalkan Garda Nasional
Trump Mengaku Tidak...
Trump Mengaku Tidak Tutup Kemungkinan Bertemu dengan Maduro
Rusia Tuding AS Rencanakan...
Rusia Tuding AS Rencanakan Kudeta di Venezuela, Akankah Berhasil?
Venezuela Tolak Tawaran...
Venezuela Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Negara Bagian ke-51 AS
Trump Takut Dimakzulkan,...
Trump Takut Dimakzulkan, Wanti-wanti Partai Republik Jangan Kalah Pemilu Paruh Waktu
Trump dan Venezuela:...
Trump dan Venezuela: Cermin Ketidakadilan Global
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
30 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
4 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
7 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
8 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved