PM Pakistan Kecam India Arogan karena Batalkan Pembicaraan Damai

Minggu, 23 September 2018 - 01:30 WIB
PM Pakistan Kecam India...
PM Pakistan Kecam India Arogan karena Batalkan Pembicaraan Damai
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan mengecam India yang dia sebut arogan karena membatalkan sepihak pembicaraan damai tingkat tinggi pertama kedua negara. Menurut Khan ada orang-orang yang duduk di kantor pemerintahan New Delhi yang menentang perubahan dalam hubungan kedua negara.

India pada hari Jumat membatalkan pertemuan antara para menteri luar negeri dari kedua negara bersenjata nuklir tersebut. Padahal, pertemuan sudah direncanakan digelar di sela-sela forum Majelis Umum PBB bulan ini.

Kementerian Luar Negeri di New Delhi mengatakan keputusannya adalah untuk memprotes pembunuhan personel keamanan India di Kashmir dan sebuah sikap Pakistan yang "mengagungkan" seorang separatis anti-India di wilayah Himalaya.

Pakistan menggambarkan alasan India sebagai alasan untuk memungkinkannya menghindari pembicaraan penting tersebut.

PM Khan, mantan kapten tim nasional kriket Pakistan, mengecam sikap India melalui Twitter.

"Kecewa pada respons arogan dan negatif oleh India atas seruan saya untuk memulai kembali dialog perdamaian," tulis Khan di akun Twitter-nya pada hari Sabtu, seperti dikutip Reuters Minggu (23/9/2018).

"Namun, sepanjang hidup saya, saya telah menemukan pria-pria kecil yang menempati kantor-kantor besar yang tidak memiliki visi untuk melihat gambaran yang lebih besar," lanjut Khan.

Dimulainya kembali pembicaraan damai telah terhenti selama bertahun-tahun karena masalah sengketa wilayah Kashmir. Kedua negara itu sama-sama memiliki klaim di wilayah itu.

Pakistan dan India telah terlibat tiga perang sejak lepas dari pendudukan Inggris pada 1947 atas wilayah tersebut.

Pemerintah India yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi telah menegaskan Pakistan harus bertindak melawan militan Islamis Kashmir. Namun, menurutnya, Pakistan masih membantu kelompok-kelompok dari bagian Kashmir yang mereka kuasai.

Pakistan membantah tuduhan telah membantu serangan di sana. Sebaliknya, Pakistan memerangi kelompok militan demi keamanan wilayahnya sendiri.
(mas)
Berita Terkait
Pakistan Bantah Lakukan...
Pakistan Bantah Lakukan Pembicaraan Diam-diam dengan India
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Pakistan-India Bertukar...
Pakistan-India Bertukar Daftar Tahanan dan Aset Nuklir
Darah Akan Banyak Mengalir,...
Darah Akan Banyak Mengalir, Pakistan Siapkan Skenario Kejutan jika Perang dengan India
2 Negara Tetangga Ini...
2 Negara Tetangga Ini Ternyata Pernah Akan Memicu Perang Nuklir
Siapa Ali Khan Mahmudabad?...
Siapa Ali Khan Mahmudabad? Profesor India yang Ditangkap karena Kritik Operasi Sindoor
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
26 menit yang lalu
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
54 menit yang lalu
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
1 jam yang lalu
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
2 jam yang lalu
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 jam yang lalu
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved