Rusia Dituduh Lakukan Kegiatan Mata-mata di Swiss

Senin, 17 September 2018 - 09:16 WIB
Rusia Dituduh Lakukan...
Rusia Dituduh Lakukan Kegiatan Mata-mata di Swiss
A A A
ZURICH - Rusia dituduh melakukan kegiatan mata-mata di wilayah negara Swiss. Ada dua kasus terkait spionase Moskow di Bern yang terungkap dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah Swiss menuntut Moskow menghentikan aksi spionase di negara Eropa tersebut.

Kementerian Luar Negeri Swiss telah memanggil duta besar Rusia di Bern tiga kali pada tahun ini untuk menyampaikan kekhawatiran tentang dugaan operasi spionase yang menargetkan organisasi yang berbasis di Swiss, termasuk laboratorium yang digunakan untuk menguji senjata kimia.

"Departemen Luar Negeri Swiss telah meminta Rusia untuk segera mengakhiri kegiatan ilegal di tanah Swiss atau melawan (dengan) target Swiss," kata Kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, yang dilansir Reuters, Senin (17/9/2018).

Pihak intelijen Swiss pada hari Jumat lalu mengatakan bahwa mereka telah bekerja dengan rekan-rekannya dari Inggris dan Belanda untuk menggagalkan plot Rusia yang menargetkan laboratorium Swiss.

Surat kabar Swiss ;Tages-Anzeiger, dan surat kabar Belanda; NRC Handelsblad, mengatakan bahwa para agen Rusia yang dicurigai menuju laboratorium Spiez di dekat Bern. Laboratorium itulah yang menganalisa senjata kimia dan biologi, termasuk racun saraf seperti Novichok.

Inggris menyatakan Moskow menggunakan racun Novichok untuk mencoba membunuh mantan mata-mata Kremlin; Sergei Skripal di Kota Salisbury, Inggris, pada Maret dan secara in absensia menetapkan dua pria Rusia sebagai tersangka serangan racun untuk membunuh Sripal dan putrinya, Yulia.

Kasus serangan racun Novichok ini memicu "perang" diplomatik antara Rusia dengan Inggris yang didukung negara-negara Barat. Kedua kubu saling mengusir diplomat "musuh" secara besar-besaran.

Sementara itu Kejaksaan Swiss mengatakan mereka sedang menginvestigasi serangan siber terhadap kantor-kantor Badan Anti-Doping Dunia di Swiss.

Penyelidikan kriminal diluncurkan pada Maret 2017 atas dugaan adanya spionase politik. Kejaksaan tersebut menambahkan, orang-orang yang terkait adalah pasangan yang sama yang diidentifikasi oleh dinas intelijen Swiss pada hari Jumat.

Swiss menjadi sasaran spionase diduga karena menampung banyak asosiasi internasional seperti Komite Olimpiade Internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Surat kabar Swiss; Sonntags-Zeitung, pada hari Minggu mengatakan bahwa menurut perkiraan badan intelijen Swiss, satu dari empat diplomat Rusia di Swiss telah atau telah bekerja sebagai perwira intelijen.

Kedutaan Rusia menggambarkan tuduhan surat kabar itu sebagai tuduhan tidak berdasar.

"Ini tampaknya upaya yang tidak masuk akal untuk memberikan pembaca pandangan bias dari (diplomat) Rusia yang bekerja di Swiss," kata kedutaan tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Penyelidikan Inggris:...
Penyelidikan Inggris: Putin Dalang Serangan Racun Ganas Novichok terhadap Eks Mata-mata Rusia!
Bos mata-mata Inggris:...
Bos mata-mata Inggris: Tentara Rusia menolak melaksanakan perintah di Ukraina
Swiss Sebut Puluhan...
Swiss Sebut Puluhan Mata-mata Rusia Menyamar sebagai Diplomat Aktif
3 Mata-mata Rusia Ditangkap...
3 Mata-mata Rusia Ditangkap di Inggris
Rusia Usir Diplomat...
Rusia Usir Diplomat Inggris karena Jadi Mata-mata
Intervensi Rusia di...
Intervensi Rusia di Inggris: Mata-mata, Hack Pemilu hingga Pembunuhan
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
22 menit yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
1 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
2 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
3 jam yang lalu
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
4 jam yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved