Rusia: Kami Lebih Banyak Lindungi Warga Sipil Daripada AS

Sabtu, 15 September 2018 - 06:30 WIB
Rusia: Kami Lebih Banyak...
Rusia: Kami Lebih Banyak Lindungi Warga Sipil Daripada AS
A A A
BERLIN - Rusia membela upayanya untuk melindungi warga sipil jelang kampanye militer Suriah. Rusia menyatakan hal itu akan melampaui langkah-langkah yang diambil selama serangan militer Amerika Serikat (AS) di Irak dan Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, membantah laporan-laporan luas yang menyatakan bahwa sebuah operasi yang dilakukan oleh angkatan bersenjata negaranya dan Suriah di Idlib sudah dekat. Sebaliknya, ia mengatakan Moskow bekerja sama dengan Turki untuk menegosiasikan penyerahan diri pejuang oposisi bersenjata yang tidak selaras dengan kelompok-kelompok jihad, seperti koalisi Hayat Tahrir al-Sham, dan membangun koridor kemanusiaan yang memungkinkan warga sipil melarikan diri dari kekerasan yang akan terjadi.

Idlib adalah provinsi terakhir yang berada di bawah kendali pemberontak.

Lavrov mengatakan tidak ingin membuat perbandingan apa pun. Namun ia mengklaim AS tidak melakukan hal itu selama melakukan kampanye militer untuk mengalahkan ISIS di Mosul, Irak dan Raqqa, Suriah antara 2016 dan 2017.

"Saya akan mengingatkan Anda bahwa tidak ada yang bahkan berusaha untuk membuat rekonsiliasi lokal, koridor keamanan atau koridor kemanusiaan ketika pasukan udara koalisi Amerika mengebom Raqqa dan Mosul," kata Lavrov.

"Apa yang terjadi dan terus terjadi di Raqqa adalah bencana kemanusiaan," imbuhnya dalam konferensi pers bersama rekannya asal Jerman di Berlin seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (15/9/2018).
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
1 jam yang lalu
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
2 jam yang lalu
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
2 jam yang lalu
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
3 jam yang lalu
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
6 jam yang lalu
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
7 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved