Tingkatkan Dana Bantuan, Inggris Kecam Keputusan AS Soal UNRWA
Kamis, 06 September 2018 - 14:50 WIB
Tingkatkan Dana Bantuan, Inggris Kecam Keputusan AS Soal UNRWA
A
A
A
LONDON - Inggris mengecam kebijakan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Inggris juga mengumumkan bahwa pihaknya meningkatkan bagian pendanaannya kepada badan bantuan PBB yang membantu warga Palestina, UNRWA.
Menteri Inggris untuk Timur Tengah, Alistair Burt, mengatakan kepada anggota parlemen Inggris bahwa ia tidak setuju dengan keputusan AS yang menghentikan dana bantuan untuk UNRWA.
"Kami memahami kekhawatiran Amerika Serikat tetapi kami tidak percaya bahwa mereka melakukan cara yang benar," katanya di parlemen.
"Kami akan terus mendukung yang paling rentan karena sekali lagi itu merupakan bagian penting dari solusi yang adil untuk masalah-masalah antara Palestina dan Israel," imbuhnya seperti dikutip dari Times of Israel, Kamis (6/9/2018).
Ia juga mengatakan bahwa layanan yang disediakan oleh UNRWA sangat penting untuk stabilitas kawasan.
"Kami sangat prihatin tentang dampak yang menghancurkan akibat kurangnya dana untuk UNRWA dapat menyebabkan pada mereka yang bergantung pada layanannya, serta konsekuensi ini bisa terjadi untuk stabilitas regional," ujarnya.
Burt juga meminta negara lain untuk meningkatkan donasi mereka untuk memastikan beberapa orang Palestina yang paling miskin terus menerima pendidikan dan perawatan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa Inggris akan meningkatkan jumlah bantuan bagi UNRWA. Inggris akan memberikan tambahan dana sebesar USD 9 juta kepada UNRWA, sehingga total kontribusinya untuk tahun ini menjadi USD58,5 juta.
Burt mengatakan dana itu nantinya akan digunakan untuk menyediakan layanan kemanusiaan yang penting.
"Dana bantuan Inggris akan membantu UNRWA menyediakan usaha kemanusiaan yang penting dan stabilisasi di Timur Tengah, mendidik ratusan ribu anak setiap tahun dan menyediakan perawatan kesehatan bagi beberapa pengungsi Palestina yang paling rentan," tuturnya.
"Paket bantuan Inggris hari ini menegaskan kembali dukungan tegas kami kepada agensi PBB ini dan pekerjaan penting yang dilakukannya," tukasnya.
Kepala UNRWA menyambut baik keputusan Inggris.
“Berita bagus dari Inggris! Apresiasi mendalam untuk dana tambahan yang diumumkan oleh Alistair Burt hari ini,” kata Pierre Krähenbühl.
“Saya menghargai kepercayaan yang ditempatkan di UNRWA dan mendukung layanan pendidikan serta perawatan kesehatan kami bagi para pengungsi Palestina. Kemitraan dengan Departemen Pembangunan Internasional sangat penting,” imbuhnya.
AS telah memasok hampir 30 persen dari total anggaran UNRWA, yang menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan sosial ke Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yordania, Suriah, dan Lebanon.
Menteri Inggris untuk Timur Tengah, Alistair Burt, mengatakan kepada anggota parlemen Inggris bahwa ia tidak setuju dengan keputusan AS yang menghentikan dana bantuan untuk UNRWA.
"Kami memahami kekhawatiran Amerika Serikat tetapi kami tidak percaya bahwa mereka melakukan cara yang benar," katanya di parlemen.
"Kami akan terus mendukung yang paling rentan karena sekali lagi itu merupakan bagian penting dari solusi yang adil untuk masalah-masalah antara Palestina dan Israel," imbuhnya seperti dikutip dari Times of Israel, Kamis (6/9/2018).
Ia juga mengatakan bahwa layanan yang disediakan oleh UNRWA sangat penting untuk stabilitas kawasan.
"Kami sangat prihatin tentang dampak yang menghancurkan akibat kurangnya dana untuk UNRWA dapat menyebabkan pada mereka yang bergantung pada layanannya, serta konsekuensi ini bisa terjadi untuk stabilitas regional," ujarnya.
Burt juga meminta negara lain untuk meningkatkan donasi mereka untuk memastikan beberapa orang Palestina yang paling miskin terus menerima pendidikan dan perawatan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa Inggris akan meningkatkan jumlah bantuan bagi UNRWA. Inggris akan memberikan tambahan dana sebesar USD 9 juta kepada UNRWA, sehingga total kontribusinya untuk tahun ini menjadi USD58,5 juta.
Burt mengatakan dana itu nantinya akan digunakan untuk menyediakan layanan kemanusiaan yang penting.
"Dana bantuan Inggris akan membantu UNRWA menyediakan usaha kemanusiaan yang penting dan stabilisasi di Timur Tengah, mendidik ratusan ribu anak setiap tahun dan menyediakan perawatan kesehatan bagi beberapa pengungsi Palestina yang paling rentan," tuturnya.
"Paket bantuan Inggris hari ini menegaskan kembali dukungan tegas kami kepada agensi PBB ini dan pekerjaan penting yang dilakukannya," tukasnya.
Kepala UNRWA menyambut baik keputusan Inggris.
“Berita bagus dari Inggris! Apresiasi mendalam untuk dana tambahan yang diumumkan oleh Alistair Burt hari ini,” kata Pierre Krähenbühl.
“Saya menghargai kepercayaan yang ditempatkan di UNRWA dan mendukung layanan pendidikan serta perawatan kesehatan kami bagi para pengungsi Palestina. Kemitraan dengan Departemen Pembangunan Internasional sangat penting,” imbuhnya.
AS telah memasok hampir 30 persen dari total anggaran UNRWA, yang menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan sosial ke Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yordania, Suriah, dan Lebanon.
(ian)