Dituding AS Langgar Sanksi Korut, China Naik Pitam

Kamis, 06 September 2018 - 08:35 WIB
Dituding AS Langgar...
Dituding AS Langgar Sanksi Korut, China Naik Pitam
A A A
BEIJING - China menyebut Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, telah membuat tuduhan tak berdasar dan tidak bertanggung jawab tentang Korea Utara (Korut) dan penegakan sanksi oleh China terhadap rezim tersebut.

"Tuduhan tak berdasar dan tidak bertanggung jawab tidak akan membantu menyelesaikan masalah nuklir Semenanjung Korea," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying.

"Kami berharap AS bisa menghormati fakta," ujarnya seperti dikutip dari Washington Examiner, Kamis (6/9/2018).

Para pejabat AS dan China telah berselisih tentang bagaimana menghadapi Korut selama beberapa dekade, dan Presiden Trump tahun ini mencoba untuk meningkatkan penggunaan sanksi untuk memaksa diktator Kim Jong-un.

China memberikan beberapa dukungan untuk upaya itu pada 2017, tetapi telah melemahkan penegakan sanksi dalam beberapa bulan terakhir sementara bersikeras meminta AS untuk melakukan lebih banyak tindakan untuk meringankan sanksi terhadap rezim Kim Jong-un.

Ketegangan itu telah menghasilkan serangkaian teguran dari Haley, diplomat tertinggi AS di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Rusia dan China terus menimbulkan masalah," kata Haley pada konferensi pers PBB.

“Ini terbang di hadapan komunitas internasional untuk Rusia dan China agar tidak mengikuti aturan yang sama seperti orang lain. Dan kita harus memastikan bahwa mereka tahu mereka tidak dibebaskan dari hubungan mereka dengan Korea Utara dibandingkan dengan negara lain. Kita semua bersama ini. Mereka sekarang tidak bisa memutuskan untuk melompat kapal," tegas Haley

Haley mencatat blokade China atas penilaian AS bahwa Korut telah mengimpor lebih banyak minyak daripada yang diizinkan oleh sanksi tahunan yang diamanatkan oleh Dewan Keamanan PBB. Banyak dari minyak tersebut yang dibeli dari Rusia dan Cina. Komentarnya dibenarkan dalam beberapa jam kemudian oleh laporan baru tentang pembangkangan China lainnya terhadap sanksi Korut.

Hua pun menanggapi Haley dengan kritik implisit terhadap laporan itu.

"Kami percaya (laporan) harus objektif, komprehensif dan akurat mencerminkan pekerjaan yang dilakukan oleh semua negara untuk menerapkan resolusi Dewan Keamanan," katanya.

"Rilisnya harus sesuai dengan ketentuan resolusi Dewan Keamanan dan prosedur Komite Sanksi," imbuhnya.

Pejabat itu juga membantah setiap pelonggaran sanksi internasional.

"China telah secara penuh dan ketat menerapkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan dan memenuhi kewajiban internasionalnya," pungkasnya.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Laporan PBB: Kapal-kapal...
Laporan PBB: Kapal-kapal Korut Langgar Sanksi di Perairan China
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
1 jam yang lalu
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
6 jam yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
7 jam yang lalu
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
8 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved