Korsel Pertimbangkan Setop Sebut Korut Musuh Utama

Rabu, 22 Agustus 2018 - 15:51 WIB
Korsel Pertimbangkan...
Korsel Pertimbangkan Setop Sebut Korut Musuh Utama
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) tengah mempertimbangkan menghapus referensi untuk militer Korea Utara (Korut) musuh utama dalam buku putih pertahanan yang akan diterbitkan akhir tahun ini. Demikian yang dikatakan sejumlah sumber pemerintah Korsel di Seoul.

Langkah ini sejalan dengan kesepakatan KTT antar-Korea bulan April lalu untuk menghentikan semua tindakan bermusuhan terhadap satu sama lain, berusaha untuk mengurangi ketegangan dan praktis menghilangkan bahaya perang.

"Akan kontradiktif jika kita mengadakan konsultasi (dengan Korea Utara) mengenai langkah-langkah untuk menghentikan tindakan permusuhan, yang disebutkan dalam Deklarasi Panmunjom, sementara meninggalkan deskripsi militer Korea Utara sebagai musuh dalam surat resmi pemerintah kita," ujar sumber pemerintah kepada Yonhap dengan syarat anonimitas.

"Kami telah berusaha untuk menemukan cara untuk menggunakan frase atau kata yang cukup mencerminkan ancaman militer (Korea) Utara daripada menggunakan ekspresi 'musuh'," tambahnya seperti dikutip dari kantor berita nasional Korsel itu, Rabu (22/8/2018).

Buku putih pertahanan tahun 2016 menyatakan, "Senjata pemusnah massal Korea Utara, seperti senjata nuklir dan rudal, serangan siber dan ancaman terorisme menimbulkan ancaman besar bagi keamanan kita ... Selama ancaman ini terus berlanjut, rezim Korea Utara dan militernya adalah musuh kita."

Beberapa pengamat mengatakan bahwa Seoul sedang mempertimbangkan penghapusan istilah permusuhan, karena ancaman Korut tampaknya telah berkurang. Rezim tertutup itu telah menghentikan uji coba nuklir dan rudalnya dan mencari bantuan sanksi untuk menopang perekonomiannya yang gemuk.

Militer Korut pertama kali disebut sebagai "musuh utama" dalam dokumen kebijakan pertahanan Seoul pada 1995 setelah seorang pejabat Pyongyang mengancam akan mengubah Seoul menjadi "lautan api". Dalam versi tahun 2004, ungkapan itu digantikan oleh "ancaman militer langsung" di tengah suasana damai.

Deskripsi 'musuh' dihidupkan kembali pada tahun 2010, ketika Korut mengebom kapal korvet Korsel Cheonan pada bulan Maret tahun itu, menewaskan 46 pelaut, dan meluncurkan serangan artileri di pulau perbatasan Yeonpyong, menewaskan dua tentara dan dua warga sipil.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
49 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved