Selangkah Lagi, India Beli 5 Sistem Rudal S-400 Rusia Rp94,6 Triliun

Selasa, 21 Agustus 2018 - 08:23 WIB
Selangkah Lagi, India...
Selangkah Lagi, India Beli 5 Sistem Rudal S-400 Rusia Rp94,6 Triliun
A A A
MOSKOW - Rusia telah setuju untuk menjual lima sistem rudal S-400 ke India dalam sebuah kesepakatan senilai USD,6,5 miliar (Rp94,6 triliun). Rencana akuisisi senjata pertahanan canggih Moskow oleh New Delhi ini telah dibayangi ancaman sanksi dari Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan draft perjanjian, India akan membeli sistem rudal S-400 mutakhir dari Rusia untuk meningkatkan kekuatan militernya. Menurut media pemerintah Rusia, senjata pertahanan ini dapat menghancurkan target udara dari jarak hingga sejauh 248 miles (400km).

India selama ini menginginkan sistem pertahanan tersebut untuk melawan rudal balistik dan pesawat siluman yang dikembangkan oleh China.

Para pemimpin pertahanan di Moskow berharap untuk mengonfirmasi kesepakatan itu pada Oktober, ketika Rusia dan India akan mengadakan pertemuan bilateral.

"Adapun S-400, kami sudah menyiapkan segalanya untuk menandatangani kontrak ini," kata Dmitry Shugaev, pejabat yang mengawasi ekspor senjata Rusia.

"Semua aspek teknis dan komersial utama telah disepakati, dan saya pikir kami hampir membuat ini terjadi. Kami berharap untuk menandatangani kedua kontrak dengan mitra India kami pada akhir tahun ini," ujarnya.

"Jika kami menandatangani perjanjian sampai akhir tahun ini, saya pikir pengiriman ke India akan mungkin pada 2020," kata Shugaev.

Shugaev mengatakan, Moskow telah setuju untuk menurunkan harga setelah mempertimbangkan "kemitraan strategis" antara Moskow dan New Delhi.

"India adalah mitra strategis bagi kami, jadi kami mempertimbangkan keinginan mitra kami, dan membuat konsesi tertentu," imbuh dia.

Kesepakatan itu pertama kali diusulkan selama pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi pada tahun 2016.

Baru-baru ini dilaporkan bahwa Rusia dan India berencana untuk bersama-sama mendesain jet tempur generasi kelima. Namun, kata Shugaev, proposal tersebut ditangguhkan. "Ini dibekukan untuk saat ini," katanya kepada Sputnik, yang dilansir semalam (20/8/2018).

"Tapi kami berharap kami akan kembali ke dialog tentang jet tempur generasi kelima," lanjut dia.

Komentarnya muncul setelah Menteri Perdagangan India, Suresh Prabhu, memuji hubungan yang telah teruji antara kedua negara.

"India penuh dengan peluang untuk industri penerbangan yang semakin meluas. Baik India dan Rusia dapat bekerja bersama untuk mengubah skenario penerbangan saat ini," katanya di sebuah acara penerbangan di New Delhi.
(mas)
Berita Terkait
S-400 Rusia telah Dikirim...
S-400 Rusia telah Dikirim ke India, Amerika Serikat Marah-marah
India Mulai Dipasok...
India Mulai Dipasok Sistem Rudal S-400 Rusia Oktober
Konflik dengan China,...
Konflik dengan China, India Desak Rusia Percepat Pasokan S-400
India dan Rusia Bahas...
India dan Rusia Bahas Pasokan S-400
Spesialis India Mulai...
Spesialis India Mulai Berlatih Operasikan Sistem Rudal S-400 Rusia
Bos Pentagon Sambangi...
Bos Pentagon Sambangi India, Didesak Usik Pembelian S-400 Rusia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
4 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
6 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
6 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
7 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
8 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
9 jam yang lalu
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved