Iran Sebut AS Coba Gulingkan Teheran Lewat Kelompok Aksi
Minggu, 19 Agustus 2018 - 20:56 WIB
Iran Sebut AS Coba Gulingkan Teheran Lewat Kelompok Aksi
A
A
A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan bahwa Kelompok Aksi Iran yang dibentuk oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS), dimaksudkan untuk menggulingkan pemerintah Iran saat ini.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Kamis menugaskan penasihat kebijakan senior Kemlu AS, Brian Hook sebagai perwakilan khusus untuk Iran yang bertanggung jawab atas Kelompok Aksi Iran untuk mengoordinasikan kampanye tekanan Presiden Donald Trump terhadap Teheran, menyusul penarikan Washington dari kesepakatan nuklir.
Zarif menyatakan, AS mencoba melakukan apa yang dia lakukan di Iran beberapa dekade lalu. Diplomat senior Iran itu menegaskan, kali ini AS tidak akan berhasil menjalankan operasi mereka.
"65 tahun yang lalu dari hari ini, AS menggulingkan pemerintahan demokratis (Mohammed) Mossadegh, memulihkan kediktatoran dan menundukkan Iran selama 25 tahun," kata Zarif melalui akun Twitternya.
"Sekarang sebuah Kelompok Aksi bermimpi melakukan hal yang sama. melalui tekanan, misinformasi dan demagoguery. Tapi, hal itu tidak akan kembali berhasil," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (19/8).
Pada tahun 1953, AS membantu mengatur penggulingan Perdana Mentero, Mohammed Mossadegh yang dipilih secara bebas, memulihkan kekuasaan Shah Mohammed Reza Pahlavi. Pahlavi kemudian digulingkan dalam Revolusi Islam yang berlangsung pada 1979.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Kamis menugaskan penasihat kebijakan senior Kemlu AS, Brian Hook sebagai perwakilan khusus untuk Iran yang bertanggung jawab atas Kelompok Aksi Iran untuk mengoordinasikan kampanye tekanan Presiden Donald Trump terhadap Teheran, menyusul penarikan Washington dari kesepakatan nuklir.
Zarif menyatakan, AS mencoba melakukan apa yang dia lakukan di Iran beberapa dekade lalu. Diplomat senior Iran itu menegaskan, kali ini AS tidak akan berhasil menjalankan operasi mereka.
"65 tahun yang lalu dari hari ini, AS menggulingkan pemerintahan demokratis (Mohammed) Mossadegh, memulihkan kediktatoran dan menundukkan Iran selama 25 tahun," kata Zarif melalui akun Twitternya.
"Sekarang sebuah Kelompok Aksi bermimpi melakukan hal yang sama. melalui tekanan, misinformasi dan demagoguery. Tapi, hal itu tidak akan kembali berhasil," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (19/8).
Pada tahun 1953, AS membantu mengatur penggulingan Perdana Mentero, Mohammed Mossadegh yang dipilih secara bebas, memulihkan kekuasaan Shah Mohammed Reza Pahlavi. Pahlavi kemudian digulingkan dalam Revolusi Islam yang berlangsung pada 1979.
(esn)