Terungkap, Kapal Perang Rusia Kejar Kapal Selam AS Berjam-jam

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 05:47 WIB
Terungkap, Kapal Perang...
Terungkap, Kapal Perang Rusia Kejar Kapal Selam AS Berjam-jam
A A A
MOSKOW - Sebuah kapal perang Rusia yang beroperasi di Mediterania pernah mengejar kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS) selama beberapa jam dalam misi rahasia. Insiden itu terjadi pada April lalu saat AS, Inggris, dan Prancis membombardir Suriah.

Sumber Angkatan Laut Moskow mengatakan, kapal perang Admiral Essen dari Armada Laut Hitam Rusia berhasil melacak salah satu kapal selam kelas Ohio milik Angkatan Laut AS. Laporan itu pertama kali diungkap surat kabar Izvestia pada hari Jumat (10/8/2018).

Kapal perang Moskow itu meninggalkan Sevastopol, pelabuhan utama Laut Hitam yang terletak di Semenanjung Crimea, pada 13 Maret dan kembali pada 30 Juni. Sebagian besar waktu dari tugas kapal perang itu dihabiskan di Laut Mediterania.

Sumber militer Moskow tersebut mengatakan waktu pengejaran terhadap kapal selam AS berlangsung lebih dari dua jam. Menurutnya, kapal Admiral Essen berhasil mencatat parameter dasar kapal selam AS.

Laporan Izvestia menyebut kapal selam AS yang diduga terlacak dan dikejar kapal Admiral Essen adalah USS Georgia, kapal selam bersenjata rudal jelajah.

Vladimir Ambartsumyan, yang pernah menjabat sebagai komandan sebuah brigade angkatan laut di Armada Utara Rusia, mengatakan kepada Izvestia bahwa pelacakan kapal selam AS seperti itu merupakan kesuksesan besar. "Kapal selam nuklir adalah objek yang kompleks untuk deteksi," katanya.

Angkatan Laut Amerika Serikat sejauh ini belum berkomentar atas laporan tersebut.

Menurut data militer AS, kapal selam kelas Ohio dipersenjatai dengan rudal taktis dan dilengkapi dengan kemampuan komunikasi yang unggul. Kapal selam ini mampu meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari platform rahasia. Kapal itu juga mampu meluncurkan serangan rudal dan mendukung misi Pasukan Operasi Khusus (SOF).

Sedangkan kapal perang Admiral Essen, yang membawa delapan rudal jelajah Kalibr yang diluncurkan secara vertikal, adalah salah satu kapal perang paling modern Rusia. Kapal ini dikerahkan untuk menyerang target kelompok ISIS (Islamic State) selama operasi Rusia di Suriah pada tahun 2017.

Kapal Amiral Essen tercatat pernah berhasil menyerang pusat komando dan kontrol ISIS, serta depot amunisi di Suriah pada beberapa kesempatan.
(mas)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
Pasukan AS Tewaskan...
Pasukan AS Tewaskan Dua Pentolan ISIS dalam Serangan di Suriah
Mampukah Serangan Balas...
Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
45 menit yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
1 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
2 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
3 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved