Duterte Ancam Polisi Korup: Saya Akan Membunuhmu!

Rabu, 08 Agustus 2018 - 13:51 WIB
Duterte Ancam Polisi...
Duterte Ancam Polisi Korup: Saya Akan Membunuhmu!
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodriogo Duterte menegur 100 lebih anggota polisi Filipina yang korup. Secara demonstratif, ia mengancam akan terus mengawasi dan menetralisir anggota polisi yang dicurigai melakukan korupsi.

Lebih dari 100 polisi, yang saat ini sedang diperiksa karena berbagai pelanggaran di seluruh Filipina, dibawa ke Istana Malacanang untuk dimarahi depan publik oleh Duterte. Presiden Filipina itu pun menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak berguna bagi negara dan mewakili wabah masyarakat.

“Saya akan berterus terang ke seluruh Filipina. Jika Anda terus melakukannya, bajingan, saya akan benar-benar membunuh Anda. Anda bisa yakin itu. Saya tidak ada hubungannya dengan Anda yang bodoh,” tegas Duterte kepada anggota polisi yang dituduh melakukan perampokan, pemerasan, penculikan, pemerkosaan, dan tindakan korup lainnya.

Anggota polisi yang terlibat dalam pelanggaran narkoba di tengah-tengah perang anti narkoba di negara itu akan diburu oleh unit khusus.

“Mereka yang terlibat dalam sindikat narkoba, korupsi, saya memiliki unit khusus yang akan mengawasi Anda selama sisa hidup Anda. Dan jika Anda membuat kesalahan lain, saya akan membunuh Anda,” kata Duterte, yang berjanji akan meninjau kasus perorangan.

Menggambarkan mereka yang dibawa ke hadapannya sebagai "penjahat" dan "anjing," Duterte meminta keluarga mereka untuk tidak datang menangis kepadanya jika suatu hari polisi yang korup dibunuh.

“Jika para bajingan ini meninggal, jangan datang kepada kami, meneriakkan 'hak asasi manusia, proses hukum' karena saya sudah memperingatkan Anda,” Duterte memperingatkan, seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (8/8/2018).

Berusaha melindungi citra penegak hukum di negara itu, di tengah kritik internasional dan domestik terhadap perang narkoba, tetap menjadi salah satu dari prioritas utama Duterte.

Lebih dari 1.800 polisi dari 6.401 orang yang menghadapi dakwaan administratif diberhentikan dari pasukan dan sekitar 3.600 sementara ditangguhkan selama masa kepresidenan Duterte, Kepolisian Nasional Filipina (PNP) mengatakan pekan lalu. Di antara mereka yang dipecat adalah 261 polisi yang dites positif menggunakan narkoba.
(ian)
Berita Terkait
Larang Putrinya Nyapres,...
Larang Putrinya Nyapres, Duterte: Ini Bukan untuk Perempuan
Mundur dari Dunia Politik,...
Mundur dari Dunia Politik, Duterte Calonkan Putrinya Jadi Capres
PBB: Puluhan Ribu Tewas...
PBB: Puluhan Ribu Tewas dalam Perang Narkoba di Filipina
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Sara Duterte Resmi Dilantik...
Sara Duterte Resmi Dilantik sebagai Wakil Presiden Filipina yang Baru
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
1 jam yang lalu
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
1 jam yang lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
1 jam yang lalu
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
2 jam yang lalu
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
3 jam yang lalu
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved