New York Times: Mossad Dalang Pembunuhan Ilmuwan Rudal Suriah

Rabu, 08 Agustus 2018 - 00:05 WIB
New York Times: Mossad...
New York Times: Mossad Dalang Pembunuhan Ilmuwan Rudal Suriah
A A A
NEW YORK - New York Times, mengutip sumber intelijen Timur Tengah, melaporkan bahwa agen mata-mata Mossad, Israel, dalang di balik serangan bom mobil yang membunuh ilmuwan rudal Suriah, Dr Aziz Azbar. Sebelumnya, media Damaskus juga menuduh Mossad sebagai pelakunya.

Aziz Azabar tewas dalam ledakan bom di mobil bersama sopirnya beberapa menit setelah meninggalkan rumahnya di Provinsi Hama pada Sabtu malam. Menurut New York Times (NYT), media yang berbasis di Amerika Serikat, ilmuwan top dalam pengembangan rudal Scud Suriah itu sudah diintai intelijen Israel selama berbulan-bulan.

Ini adalah keempat kalinya selama tiga tahun terakhir Israel membunuh ilmuwan senjata di luar negeri.

Dengan hukum Israel, hanya perdana menteri yang dapat mengesahkan operasi pembunuhan oleh Mossad. Juru bicara untuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman menolak untuk menanggapi laporan NYT yang diterbitkan hari Senin.

Aziz Asbar merupakan direktur riset di Pusat Studi dan Penelitian Imiah milik lembaga militer rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Lembaga itu terkait dengan program senjata kimia Suriah. Dia juga dianggap dalam program rudal Fateh Iran.Baca: Bom Mobil Tewaskan Kepala Fasilitas Senjata Kimia Suriah
Menurut NYT, dia memimpin Sektor 4, unit rahasia di Pusat Studi dan Penelitian Ilmiah di Masyaf yang mengembangkan roket dan rudal balistik. Di lembaga itulah, dia bekerja pada retrofit SM600 Tishreen Suriah untuk mengubahnya menjadi peluru kendali presisi dengan bantuan Pasukan Quds Iran yang dipimpin Qasem Soleimani.

Israel telah bekerja untuk menggagalkan pembongkaran militer Iran di Suriah, karena khawatir bahwa ketika perang sipil berkecamuk di negara itu berakhir, milisi Syiah pro-Iran yang membantu rezim Assad, termasuk Hizbullah, akan mengubah pandangan mereka terhadap Israel.

NYT, dalam laporannya, menyatakan Asbar juga bekerja dalam beberapa tahun terakhir pada pembangunan pabrik senjata bawah tanah baru untuk menggantikan pabrik yang hancur oleh serangan Israel tahun lalu.

Dia dianggap sebagai rekan dekat Presiden Assad dan bekerja langsung di bawahnya, tanpa mediasi. Dia juga memiliki hubungan erat dengan para ilmuwan Iran, Korea Utara dan Hizbullah.

Seorang pejabat dari aliansi pro-Suriah mengatakan kepada NYT bahwa dia yakin Israel menjadikan Asbar sebagai sasaran karena peran sentralnya dalam program rudal Suriah, bahkan sebelum pecahnya perang saudara di negeri Assad yang sudah berlangsung 7 tahun.Baca juga: Mossad Israel Dituduh Dalangi Pembunuhan Ilmuwan Rudal Suriah
September lalu, Israel menyerang pabrik senjata yang dijalankan oleh Asbar di Masyaf. Orang-orang Iran mulai membangun kembali pabrik yang sama musim panas ini, namun di bawah tanah. Banyak dari situs itu kembali hancur dalam serangan rudal yang diduga oleh Tel Aviv pada 22 Juli.

Mossad telah secara konsisten menolak bertanggung jawab atas pembunuhan para ilmuwan asing, tak terkecuali pada pembunuhan Azbar.

Gilad Erdan kepala Keamanan Publik Israel dan Departemen Urusan Strategis, menolak untuk membahas keterlibatan Israel dalam pembunuhan ilmuwan Suriah, tetapi menyambut baik berita kematian Azbar.

"Kami jelas tidak mengomentari laporan-laporan semacam ini tetapi kita dapat berbicara tentang orang itu sendiri, yang bertanggung jawab untuk meletakkan senjata berkualitas tinggi di tangan beberapa orang jahat, dan sehingga kita dapat mengatakan bahwa fakta dia tidak lagi bersama kita adalah hal yang baik," katanya kepada Radio Israel, yang dikutip Selasa (7/8/2018).
(mas)
Berita Terkait
Israel Tembaki Posisi...
Israel Tembaki Posisi Kelompok Pro-Iran di Dekat Dataran Tinggi Golan
Hizbullah: Israel Serang...
Hizbullah: Israel Serang Situs Rudal Suriah karena Takut Jadi Ancaman Baru
Israel Tuding Iran Gunakan...
Israel Tuding Iran Gunakan Fasilitas di Suriah untuk Produksi Senjata
3 Negara Pemasok Senjata...
3 Negara Pemasok Senjata Hizbullah, Kelompok Lebanon yang di Ambang Perang dengan Israel
Takut Diserang Hizbullah,...
Takut Diserang Hizbullah, Israel Bombardir Situs Rudal Suriah
3 Negara Pendukung Hizbullah...
3 Negara Pendukung Hizbullah untuk Terus Menggempur Israel
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
36 menit yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
4 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
5 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
7 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved