3 Negara Pendukung Hizbullah untuk Terus Menggempur Israel

Jum'at, 27 September 2024 - 15:59 WIB
loading...
3 Negara Pendukung Hizbullah...
Serangan udara Israel menghancurkan permukiman di Lebanon. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Hizbullah telah memulai fase baru dalam konfliknya dengan Israel. Setelah menghadapi serangan ledakan pager dan walkie-talkie, mereka tengah dihadapkan pada serangan besar Zionis yang dipusatkan ke Lebanon.

Sejak pembentukannya, Hizbullah memang menjadikan Israel sebagai musuh utamanya. Mereka seakan tidak takut meski Negara Yahudi itu disokong negara-negara besar seperti Amerika Serikat.

Pada keberadaannya, Hizbullah diketahui memiliki sejumlah sekutu, termasuk negara-negara di Timur Tengah.

Masing-masing dari mereka punya kontribusi yang berbeda-beda, baik dari penggalang dana, penyedia jalur aman hingga pendukung politik. Siapa saja?

Negara Pendukung Hizbullah untuk Terus Menggempur Israel

1. Iran


Selama ini, Iran telah dituding menjadi pendukung dan penggerak utama Hizbullah. Meski Teheran selalu menyangkalnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa keduanya ini memang terikat, baik secara sejarah maupun tujuannya.

Singkatnya, Iran menjadi negara yang menginisiasi pendirian Hizbullah di Lebanon. Setelah itu, mereka juga terus memberikan dukungan berupa keuangan, militer hingga politik kepada kelompok tersebut.

Berkaca pada hal tersebut, tak mengherankan jika Hizbullah kini dikenal sebagai kelompok pejuang dengan persenjataan terbesar di dunia. Keberadaannya pun dianggap sebagai ancaman oleh Israel dan para sekutunya di Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved