AS Tegaskan Tidak Terlibat Upaya Pembunuhan Maduro

Minggu, 05 Agustus 2018 - 23:33 WIB
AS Tegaskan Tidak Terlibat...
AS Tegaskan Tidak Terlibat Upaya Pembunuhan Maduro
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih membantah Amerika Serikat (AS) berada di belakang upaya pembunuhan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Presiden Venezuela Nicolas Maduro selamat dari upaya pembunuhan saat pesawat tak berawak (drone) meledak ketika ia berpidato dalam sebuah acara militer.

"Saya dapat mengatakan dengan tegas bahwa tidak ada keterlibatan pemerintah AS dalam hal ini," kata penasihat keamanan nasional untuk Gedung Putih, John Bolton, dalam wawancara dengan Fox News.

Sebaliknya, Bolton menyebut pemerintah Maduro sendiri yang berada di balik serangan itu dengan alasan korupsi dan penindasan meluas di Venezuela.

"Itu bisa menjadi dalih yang dibentuk oleh rezim Maduro sendiri untuk sesuatu yang lain," kata Bolton, menambahkan bahwa tidak ada orang Amerika yang terluka dalam ledakan itu.

"Jika pemerintah Venezuela memiliki informasi keras yang ingin mereka tunjukkan kepada kami yang akan menunjukkan potensi pelanggaran hukum kriminal oleh AS, kami akan melihat serius," tambahnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (5/8/2018).

Maduro kerap menyalahkan Amerika Serikat, yang telah menjatuhkan sanksi terhadap pejabat di pemerintahannya, tentang persekongkolan. Ia juga menyalahkan politisi AS karena mengobarkan rencana untuk menggulingkannya agar mengakhiri hampir dua dekade sosialisme di Venezuela.

Sebuah kelompok kecil yang disebut "Gerakan Tentara Nasional di T-shirt" mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Maduro sendiri tidak terluka saat ledakan.

Venezuela menderita di bawah tahun kelima krisis ekonomi yang parah yang telah melahirkan malnutrisi dan hiperinflasi. Kondisi ini menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi melintasi perbatasan ke Kolombia dan Brasil.
(ian)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Maduro Klaim AS Dorong...
Maduro Klaim AS 'Dorong' Istrinya untuk Ceraikan Dia
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
1 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
2 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved