Jet Beijing Terobos Zona Udara, Korsel Panggil Pejabat China

Jum'at, 27 Juli 2018 - 16:37 WIB
Jet Beijing Terobos...
Jet Beijing Terobos Zona Udara, Korsel Panggil Pejabat China
A A A
SEOUL - Korea Selatan memanggil seorang pejabat kedutaan China untuk mengajukan protes setelah sebuah pesawat tempur Beijing terbang di wilayah pertahanan udara Korsel. Menurut Kementerian Pertahanan Korsel ini adalah insiden ketiga kalinya tahun ini.

Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan pihaknya memanggil Du Nong Yi, seorang atase pertahanan di kedutaan China di Seoul. Korsel dengan tegas mendesak China untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah insiden seperti itu terulang kembali.

"Pemerintah menyatakan menyesal bahwa kami memandang kejadian ini dengan sangat serius," kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Reuters, Jumat (27/7/2018).

Pesawat-pesawat tempur China melakukan penerbangan serupa di atas zona Korsel pada bulan Februari dan April, kata Kementerian Pertahanan Korsel, dan setidaknya ada dua contoh serupa yang terjadi pada tahun lalu.

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korsel mengatakan dalam sebuah pernyataan sejumlah pesawat tempur Korsel bergegas mencegat jet milik China ketika memasuki Korea Air Defense Identification Zone (ADIZ).

"Pesawat itu menghabiskan lebih dari empat jam terbang di dekat sebuah karang yang terendam di daerah yang dikendalikan oleh Seoul tetapi diklaim oleh Beijing," kata JCS.

Tidak ada komentar langsung dari China.

ADIZ tidak mengikat perjanjian secara hukum di bawah perjanjian internasional, tetapi Seoul memperpanjang wilayahnya sendiri pada tahun 2013. Hal ini menyebabkan sebagian wilayah tumpang tindih dengan zona yang baru dinyatakan oleh China.

Ekspansi China termasuk karang yang terendam bernama Ieodo, yang dikontrol Seoul dengan platform stasiun penelitian yang dibangun di atasnya.

Pada bulan Februari, Seoul memanggil duta besar China untuk mengajukan keluhan, dan Beijing mengatakan kemudian pesawat itu dalam pelatihan sesuai dengan hukum dan praktik internasional.
(ian)
Berita Terkait
Realisasi Investasi,...
Realisasi Investasi, China-Korea Selatan Investasikan Rp80 Triliun
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
China Bantah Pesawat...
China Bantah Pesawat Tempurnya Terabas Ruang Udara Korsel
Unik, 3 Negara Ini Miliki...
Unik, 3 Negara Ini Miliki 2 Tahun Baru
Korea Selatan Akui China...
Korea Selatan Akui China Saingan Terberat di Industri Otomotif
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
16 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved