Polisi Turki Tahan Istri 'Menteri Perang' ISIS

Jum'at, 20 Juli 2018 - 15:39 WIB
Polisi Turki Tahan Istri...
Polisi Turki Tahan Istri 'Menteri Perang' ISIS
A A A
ISTANBUL - Pihak berwenang Turki menahan istri Abu Omar al-Shishani, seorang komandan senior Islamic State atau ISIS yang dijuluki sebagai "menteri perang" di kelompok tersebut. Al-Shishani tewas dalam pertempuran dua tahun lalu.

Kepolisian Turki pada Kamis malam mengatakan, istri al-Shishani ditangkap dalam operasi kontra-terorisme di Istanbul bulan ini. Selain dijuluki "menteri perang" ISIS, al-Shishani merupakan penasihat dekat pemimpin kelompok ekstremis tersebut; Abu Bakr al-Baghdadi.

Al-Shishani merupakan warga Georgia. Dia terbunuh dalam pertempuran di distrik Shirqat, selatan Mosul, Irak pada Juli 2016.

Istri al-Shishani adalah satu dari lima orang yang ditahan aparat berwenang Turki saat operasi kontra-terorisme di Istanbul pada malam 4 Juli. Menurut polisi, identitasnya sebagai istri al-Shishani terungkap setelah beberapa hari diinterogasi.Polisi awalnya kesulitan mengidentifikasi perempuan itu karena paspornya dipastikan palsu. Nama aslinya Seda Dudurkaeva. Namun, polisi Turki mengidentifikasi hanya dengan inisial "S.D.".

Perempuan itu, seperti dikutip Reuters, Jumat (20/7/2018), telah dibawa ke pengadilan Istanbul pada 17 Juli dan saat ini dimasukkan ke penjara. Dia memiliki dua anak dari pernikahannya dengan al-Shishani. Namun, keberadaan anak-anak mereka tidak jelas.

Al-Shishani pernah bertempur dengan pemberontak Chechnya ketika melawan militer Rusia di provinsi Kaukasus. Dia kemudian bergabung dengan kelompok militer independen Georgia pada 2006 dan bertempur dalam perang singkat dengan Rusia dua tahun kemudian.

Dia pernah ditangkap pada tahun 2010 atas tuduhan kepemilikan senjata dan menghabiskan lebih dari satu tahun di penjara di Georgia. Pada tahun 2012, dia pergi Istanbul dan menerobos ke Suriah.

Al-Shishani memutuskan untuk bergabung dengan ISIS pada tahun 2013 dan bersumpah setia kepada Baghdadi. Sebelum kematiannya, dia menduduki peringkat atas di antara militan ISIS yang paling dicari oleh aparat Amerika Serikat.
(mas)
Berita Terkait
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Denmark Tarik Pasukan...
Denmark Tarik Pasukan dari Suriah dan Irak, Ini Tujuannya
3 Negara Tetangga Indonesia...
3 Negara Tetangga Indonesia Penghasil Militan ISIS Terbanyak
Daftar Negara Asia Tengah...
Daftar Negara Asia Tengah dengan Jumlah Militan ISIS Terbanyak
Turki Serang Hampir...
Turki Serang Hampir 500 Basis Kurdi di Irak Utara dan Suriah
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
5 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
6 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
7 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
8 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
9 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved