Netanyahu dan Penasihat Khamenei Sama-sama Temui Putin

Kamis, 12 Juli 2018 - 00:09 WIB
Netanyahu dan Penasihat...
Netanyahu dan Penasihat Khamenei Sama-sama Temui Putin
A A A
MOSKOW - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan seorang penasihat pemimimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei sama-sama berkunjung ke Moskow hari Rabu untuk menemui Presiden Rusia Vladimir Putin. Kedua tamu Putin itu merupakan pihak yang saling bermusuhan.

Penasihat Khamenei untuk kebijakan luar negeri, Ali Akbar Velayati dijadwalkan tiba di Moskow hari Rabu ketika Netanyahu sedang bersiap mengadakan pembicaraan dengan Presiden Putin tentang konflik Suriah.

Pertemuan Putin dengan Netanyahu dijadwalkan berlangsung pukul pada 16.00 GMT. Pemimpin negara mayoritas Yahudi ini kembali akan mempersoalkan kehadiran militer Teheran di Suriah yang menjadi ancaman bagi Tel Aviv.

"Ini sangat penting bagi keamanan nasional negara Israel," kata Netanyahu kepada wartawan di sebuah bandara di Tel Aviv sebelum berangkat ke Moskow.

Tel Aviv sangat membenci kehadiran militer Teheran di Suriah, di mana Iran dan Rusia sama-sama membela rezim Presiden Bashar al-Assad untuk memerangi pemberontak sejak 2015.

Militer Tel Aviv sudah beberapa kali membombardir situs-situs Suriah yang dianggap sebagai basis kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran dan Hizbullah Lebanon karena dianggap sedang mempersiapkan untuk menyerang Israel.

Sementara itu, Velayati, seperti dilaporkan Al Jazeera, akan melakukan pertemuan dengan Putin pada hari Kamis (12/7/2018). Menurut laporan media Iran, Velayati daatng untuk menyampaikan "pesan penting" Khamenei untuk Putin.

Velayati juga akan melakukan pertemuan dengan para pejabat Rusia pada Jumat besok.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa kunjungan Velayati sejalan dengan jangkauan diplomatik Teheran setelah Amerika Serikat (AS) menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.

"Setelah kesalahan strategis (Presiden AS) Donald Trump menarik diri dari perjanjian multilateral dan internasional, JCPOA, Republik Islam Iran memutuskan untuk mengirim sejumlah perwakilan khusus ke negara lain," kata juru bicara kementerian tersebut, Bahram Qassemi, mengacu pada kesepakatan nuklir Iran tahun 2015.

"Kunjungan Velayati ke Moskow juga akan dilakukan sejalan dengan kebijakan semacam itu dan dia juga akan melakukan perjalanan ke China," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Viral Foto Presiden...
Viral Foto Presiden Iran Shalat Isya di Kremlin
Putin Desak Turki dan...
Putin Desak Turki dan Iran Bantu Dorong Dialog di Suriah
Raisi pada Putin: Teheran...
Raisi pada Putin: Teheran Sangat Serius Tentang Pembicaraan Nuklir
Rusia Marah Putin Difitnah...
Rusia Marah Putin Difitnah Tekan Iran Terima Kesepakatan Nuklir dengan AS Tanpa Pengayaan
Tak Mau Kalah dengan...
Tak Mau Kalah dengan Iran, Israel Gelar Latihan Intens Serang Fasilitas Nuklir Teheran
Eks Bos Intelijen Militer:...
Eks Bos Intelijen Militer: Israel Harus Berpikir 2 Kali Sebelum Serang Iran
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
1 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
2 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
4 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved