AS Pulangkan Tersangka Kasus Mega Korupsi China

Rabu, 11 Juli 2018 - 15:04 WIB
AS Pulangkan Tersangka...
AS Pulangkan Tersangka Kasus Mega Korupsi China
A A A
BEIJING - Seorang pria China yang menggelapkan USD485 juta dari perusahaannya dipulangkan oleh otoritas Amerika Serikat (AS). Jumlah itu adalah kasus korupsi terbesar yang pernah terjadi di Negeri Tirai Bambu itu.

Operasi "Sky Net" yang dipublikasikan secara luas untuk membawa pulang buronan dari luar negeri yang dicurigai melakukan korupsi dan kejahatan ekonomi merupakan kunci utama kampanye Presiden Xi Jinping untuk memberantas korupsi.

Xu Chaofan, mantan presiden sub-cabang Bank of China di Kaiping di provinsi Guangdong selatan, melarikan diri ke AS pada tahun 2001. Tetapi ia ditahan pada tahun 2003 menyusul kerja sama para penegak hukum kedua negara.

"Dia dihukum karena kejahatan itu dan dijatuhi hukuman penjara 25 tahun di Amerika Serikat pada tahun 2009 dan telah menjalani hukumannya di sana sampai dia menerima repatriasi setelah tekanan oleh Otoritas AS dan China," kata lembaga anti korupsi China, Komisi Pusat Inspeksi Disiplin (CCDI), dalam sebuah pernyataan.

"Lebih dari USD300 juta dari jumlah yang dicuri oleh Xu telah ditemukan," agensi itu menambahkan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/7/2018).

China telah meningkatkan tekanan pada tersangka korupsi di luar negeri dengan meminta keluarga untuk menghubungi mereka dan mendorong mereka untuk kembali. China juga merilisi data pribadi para tersangka, seperti alamat mereka.

Tetapi ini memiliki keberhasilan yang terbatas dalam mengamankan kerja sama dari negara-negara Barat seperti Australia, Kanada dan Amerika Serikat, di mana mereka banyak hidup bebas. Hal ini terkait dengan kurangnya transparansi dan proses hukum dalam sistem peradilan China.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved