Istri Mantan PM Malaysia Najib Razak Digugat Perusahaan Perhiasan

Rabu, 11 Juli 2018 - 13:35 WIB
Istri Mantan PM Malaysia...
Istri Mantan PM Malaysia Najib Razak Digugat Perusahaan Perhiasan
A A A
KUALA LUMPUR - Sebuah perusahaan mewah asal Lebanon menggugat istri mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor. Perusahaan tersebut menuntut Rosmah mengembalikan 44 potong perhiasan senilai USD14,8 juta atau sekitar Rp212 miliar.

"Rosmah diduga menerima kiriman perhiasan, yang mencakup kalung tiara dan berlian, pada 22 Mei," menurut pengacara yang mewakili Global Royalty Trading SAL seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (11/7/2018).Baca: Pesanan Wajib Perhiasan Istri Najib 44 Item, Total Rp212 Miliar Gugatan itu diajukan di Pengadilan Tinggi Malaysia pada 26 Juni melalui firma hukum Messrs David Gurupatham dan Koay, dan nama Rosmah sebagai satu-satunya terdakwa.

Media baru mengetahui gugatan itu setelah proses manajemen kasus pada 10 Juli.

Pernyataan klaim menunjukkan bahwa Rosmah mengakui menerima konsinyasi, tetapi perhiasan itu tidak lagi miliknya.

Beberapa hari setelah barang-barang berharga itu diduga diterima Rosmah, pihak berwenang menyerbu beberapa apartemen yang dikaitkan dengan suaminya, Najib Razak, sebagai bagian dari penyelidikan atas skandal 1MDB yang melanda keluarga itu.

Uang tunai, tas desainer dan lebih dari 10.000 potong perhiasan yang disita dalam penggerebekan itu mencapai USD273 juta atau hampir Rp4 triliun.

Menanggapi gugatan itu, pengacara Rosmah memberi tahu Malay Mail bahwa mereka menolak klien mereka telah membeli perhiasan yang dimaksud.

"Kami ingin menekankan bahwa semua perhiasan yang diperinci dalam pernyataan klaim Global Royalty dikirim ke klien kami untuk dilihatnya, dan tidak ada yang dibeli oleh Datin Seri Rosmah Mansor," kata pengacara Rosmah Kumaraendran dan Geethan Ram Vincent, merujuk ke klien mereka menggunakan honorifics.

"Tuduhan yang tersebar bahwa perhiasan yang terdaftar oleh Global Royalty dibeli, dan itu juga dibeli menggunakan dana curian, karena itu benar-benar tidak berdasar dan tidak benar," tambah mereka.

Perusahaan perhiasan Lebanon, pemasok ke bangsawan dan elit global, menggambarkan Rosmah sebagai pelanggan lama dan mengatakan telah mengirim kiriman kepadanya di masa lalu.

Setelah secara dramatis kalah dalam pemilihan pada Mei ini, Najib Razak dituduh di pengadilan pekan lalu dengan menyalahgunakan jutaan dari sebuah unit yang terkait dengan dana investasi negara yang dilanda skandal, 1MDB.
(ian)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
37 menit yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
1 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
2 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
4 jam yang lalu
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved