AS Disebut Persiapkan Serangan Kimia Palsu di Al-Tanf

Sabtu, 16 Juni 2018 - 21:28 WIB
AS Disebut Persiapkan...
AS Disebut Persiapkan Serangan Kimia Palsu di Al-Tanf
A A A
DAMASKUS - Ketua Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah, Ahmad Kazem, mengatakan bahwa intelijen Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan aksi provokasi dengan senjata kimia di dekat al-Tanf, Suriah. Tujuannya adalah untuk mendorong bentrokan antara Damaskus dan Kurdi Suriah.

"Saat ini persiapan (di al-Tanf) sedang dibuat oleh dinas khusus AS yang berkoordinasi dengan Daesh di wilayah tersebut untuk melakukan provokasi yang identik dengan jenis yang terjadi di Douma," kata Kazem menggunakan istilah Arab untuk ISIS.

"Kurdi, termasuk wanita dan anak-anak, sedang dipersiapkan untuk operasi bendera palsu" tambahnya seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (16/6/2018).

Kazem berpikir ada kemungkinan sangat besar aksi provokasi yang akan dilakukan tersebut.

"Operasi itu sedang dipersiapkan dengan tujuan menyebabkan benturan antara Kurdi dan tentara Suriah," ungkapnya.

Pada hari Senin, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan bahwa kementerian telah menerima informasi dari berbagai sumber bahwa militan Tentara Pembebasan Suriah dan pasukan operasi khusus AS sedang mempersiapkan serangan bendera palsu yang melibatkan penggunaan zat beracun di wilayah timur Suriah Deir al-Zor.

AS, Inggris dan Prancis melancarkan serangan rudal terhadap Suriah pada April lalu setelah apa yang mereka klaim sebagai serangan kimia di Douma, Ghouta Timur. Damaskus dan Moskow mengutuk serangan itu, dan menunjukkan bahwa trio sekutu itu tidak memberikan bukti substantif bahwa serangan kimia benar-benar terjadi.

AS menempati zona 54 km di sekitar pangkalan militernya di At-Tanf, di mana mereka melatih dan memperlengkapi pasukan oposisi bersenjata Suriah. Situasi di kamp pengungsi Rukban yang berdekatan dengan AS telah disebut "bencana kemanusiaan," dan diperkirakan menampung lebih dari 60.000 pengungsi.

Kementerian pertahanan Rusia menuduh al-Tanf memuntahkan kelompok-kelompok ISIS yang membuat terobosan untuk meluncurkan operasi teroris subversif terhadap pasukan dan warga sipil Suriah."
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
38 menit yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
1 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
5 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
6 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
7 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved